Foto: Lanny Ointu
Antisipasi Bencana, Pengamanan Surat Suara Disiapkan
Banjir Maros Sulawesi Selatan jadi pelajaran. Tragedi yang merusak sejumlah surat suara ini, ikut memantik gerak Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Sulawesi Utara (Sulut). Upaya mengamankan logistik jelang pemilihan umum (pemilu) 2019 pun dilakukan.
Anggota Komisioner KPU Sulut, Lanny Ointu menjelaskan, pihaknya sudah membuat antisipasi untuk daerah-daerah yang rawan banjir dengan menerapkan ‘Save Place’. Seperti di Kota Manado, lokasinya diambil areanya lebih tinggi. "Kalau di KPU Kota Manado, kami ambil tempat di Perkamil, di daerah yang areanya lebih tinggi," ungkapnya, akhir pekan lalu, di ruang kerjanya.
Dijelaskannya pula, di tempat-tempat lain juga telah disewa ruko yang aman dari banjir. Mereka pula menerapkan ‘Save Place’ di lokasi-lokasi tersebut.
"KPU telah mengambil langkah untuk mengantisipasi kalau terjadi bencana misalnya menyewa ruko-ruko di lantai dua supaya ketika banjir datang, logistiknya tetap aman. Selain itu, kotak suara karton masih dilapisi plastiknya dan belum dibuka sampai hari ini,” tuturnya.
"Tapi memang kalau kondisi alam, tidak bisa kita hindari tapi kita doakan tidak terjadi apa-apa," sambungnya.
Sementara, kalau di Talaud ia menjelaskan, KPU tidak punya gudang khusus. Di sana hanya ada tempat yang dipinjamkan Pemerintah Kabupaten sebagai gudang sementara. "Karena menyimpan di kantor KPU juga tidak memadai," jelasnya.
Ditegaskan Ointu, kalau memang ada kejadian kerusakan seperti banjir di Maros maka pihaknya akan ada langkah untuk penggantian. "Dibuat berita acara dengan menaruh kronologis kejadiannya. Langsung dibuat dan dikirm ke pusat supaya bisa diganti karena pemilu sudah semakin dekat," tutupnya. (arfin tompodung)














































Komentar