Foto: Adriana Dondokambey dan Wenny Warouw
Adriana Menguat, Gerindra Fokus Bertahan
3 Parpol Kans Mulus ke Senayan
Manado, MS
Persaingan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Utara (Sulut) makin ketat. Jelang pemilihan legislatif (pileg) 2019, semua peserta gencar bermanuver. Teranyar, ada 3 partai politik (parpol) yang diprediksi bisa menduduki posisi legislator di pusat. Sederet incumben Senayan pun dinilai bakal terancam.
Berdasarkan hasil diskusi Lembaga Studi Sosial dan Politik Tumbelaka Academic Centre (TAC) terkait konstelasi Pileg 2019 DPR-RI, ada sederetcalon dapil Sulut yang punya power. Diprediksi, Adriana Dondokambey akan memperoleh kursi pertama untuk DPR-RI dapil Sulut. Sedangkan kursi jatah lain dapil Sulut masih menjadi persaingan ketat.
“Peluang terbesar ada di Adriana Dondokambey dikarenakan parpol pengusungnya, PDI Perjuangan, mempunyai mesin politik yang solid dan telah teruji seperti dalam Pilgub (pemlihan gubernur) Sulut, Pilbup (pemilihan bupati) Minahasa serta perolehan suara Olly Dondokambey pada saat Pileg lalu. Selain itu, munculnya prediksi peluang besar ada pada Adriana Dondokambey dikarenakan yang bersangkutan merupakan kader andalan PDI Perjuangan,” tegas Direktur Eksekutif TAC, Taufik Tumbelaka, Rabu (23/1).
Lembaga ini memproyeksikan, jika mesin politik parpol berjalan maksimal maka akan ada 3 parpol mendominasi dan bersaing cukup ketat dalam Pileg 2019 untuk kursi Senayan. Di dalamnya yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar (PG) dan Nasional Demokrat (Nasdem). Bahkan ada peluang lain, jika 3 parpol tersebut memainkan strategi lapangan yang jitu, mereka bisa memperoleh hasil di atas target politik.
“PG mempunyai caleg DPR-RI yang merata untuk zona Nusa Utara, zona Bolmong dan ‘tanah’ Minahasa dengan 3 bupati walikota. Jika memaksimalkan kekuatan mesin politik parpol dan ditunjang kerjasama yang baik antar caleg maka berpeluang meraih 2 kursi dengan minimal 1 kursi,” ujarnya.
Hal yang sama juga menurutnya terjadi di posisi Nasdem. Lewat kekuatan 5 Walikota Bupati plus Elly Lasut dan 2 caleg andalan Benny Mamoto serta Felly E Runtuwene, mereka dipandang mampu menorehkan angka lebih. “Apalagi ditambah dengan kekuatan artis nasional Mongol Stres. Maka jika terjadi kolaborasi internal akan berpeluang bukan cuma 1 kursi tapi juga 2 kursi,” pungkasnya.
Ia menegaskan, calon petahana jelas harus berhati-hati. Peta ini merupakan ancaman bagi mereka. “Ini sebagai tanda awas buat parpol lain dan juga para incumbent. Karena pemilu kali ini sistem perhitungannya baru,” kuncinya.
Calon DPR-RI Adriana Dondokambey ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya sudah melakukan konsolidasi ke bawah. Hingga kini ia terus melakukan upaya-upaya. “Konsolidasi semua sudah dilakukan. Bukan cuma di DPD (Dewan Pimpian Daerah) dan DPC (Dewan Pimpinan Cabang) bahkan ke ranting-ranting,” ungkap Ketua Wanita Kaum Ibu GMIM ini.
Pihak Gerindra Sulut mengungkapkan, mereka saat ini akan tetap mempertahankan posisi yang ada. “Realistisnya itu mutlak satu. Syukur kalau dapat dua,” ungkap Ketua DPD Partai Gerindra Sulut, Wenny Lumentut.
“Di Manado itu adalah pemilih terbanyak, tapi harus berusaha sebanyak mungkin suara. Supaya kita bisa berkiprah lebih dominan,” tambahnya.
Ketua Partai Gerindra Kota Manado, Apriano Ade Saerang menyampaikan, Manado yang adalah pemilih terbanyak maka mereka akan bekerja keras untuk menyumbangkan suara ke DPR-RI. Sekarang ini menurutnya, Gerindra memiliki petahana satu kursi yakni Jendral Wenny Warouw. “Kita harus pertahankan. Memang di 15 kabupaten kota, Manado terbesar pemilihnya. Tapi kalau lihat perolehan lalu, pak Wenny memang terbanyak suara di Kota Manado,” tegasnya.
Secara otomatis menurutnya, Gerindra Manado bakal sumbang suara karena sesuai instruksi, Partai Gerindra harus memilih sesama partai. “Tapi harus lihat konstituen. Orangnya siapa yang akan pilih, tergantung kemauan dari pemilih. Tapi kami tetap bersikap satu hirarki, dari presiden dan caleg kabupaten kota wajib memilih Gerindra,” jelasnya.
“Pak Wenny Warouw nomor 1 dan sangat eksis turun ke masyarakat dan dia konsen dengan dapilnya di Sulut. Termasuk masalah hukum dan keamanan. Tapi dia sebagai petahana, saya pribadi dukung Wenny Warouw. Saya menghimbau juga ke partai,” kuncinya. (arfin tompodung)














































Komentar