Foto: Persemayaman jenazah Winsulangi Salindeho di Kantor DPRD Sulut.
Personil DPRD Sulut Lepas Kepergian Bu Winsu
LAPORAN : ARFIN TOMPODUNG
Awan dukacita membungkus Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Suasana haru menyeruak tatkala menyambut jenazah almarhum Winsulangi Salindeho. Berbagai kesan terhadap mendiang mantan Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe tersebut membuncah.
Jenazah almarhum Winsulangi Salindeho disemayamkan di Kantor DPRD Sulut, Rabu (18/8), sebelum dibawa ke ladang pekuburan. Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Silangen bertindak sebagai pembina upacara persemayaman almarhum Winsulangi Salindeho, di ruang rapat Paripurna DPRD Sulut.
Saat itu, Silangen menyampaikan, kehadiran yang luar
biasa dari mereka yang beriringan mengantar jenazah bersama keluarga. Ini
baginya suatu pertanda bagaimana kecintaan orang-orang yang ingin melihat di
hari terakhir beliau sebelum dimakamkan. "Hari ini (kemarin, red) Bu Winsu
(sapaan akrab Winsulangi, red) sudah tidak bersama-sama lagi dengan kita di
dewan provinsi padahal kita masih membutuhkan bagaimana gagasan dan komitmen
dari beliau seperti yang sudah dilakukan hampir dua tahun," papar
Silangen, dalam acara itu.
Disampaikannya, ia baru dekat dengan almarhum ketika dipercayakan
menjadi ketua DPRD Sulut. Kalau melihat latar belakang beliau dinilai sangat
paripurna dari segi birokrat. "Pengabdian terakhir sampai di kantor DPRD
Sulut. Tidak berlebihan kita masyarakat Tampungang Lawo merasa kehilangan
karena dia yang punya komitmen yang luar biasa," katanya.
Ia mengungkapkan, pernah awal paripurna dirinya waktu itu
memberikan interupsi. "Dia bilang Sulut bukan hanya daerah daratan tapi
juga kepulauan tolong juga diperhatikan," tuturnya. (***)









































Komentar