Paslon di Bolsel Diduga Manfaatkan Bantuan Covid Berlabel BNPB

Kepala BPBD Mengaku Tak Terlibat


Bolaang Uki, MS

Kabar tak sedap berhembus di arena Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Salah satu pasangan calon (paslon) diduga terlibat penyalahgunaan bantuan sosial (bansos) pemerintah. Informasi itu menyeruak ke publik setelah tim sukses paslon tersebut membagikan bansos berlabel Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada masyarakat.

Informasi yang berhasil dirangkum, bantuan itu dikemas dalam kantong berwarna putih bertuliskan Bantuan Dana Siap Pakai dengan logo BNPB. Di sisi lain kemasan tercantum keterangan jika bantuan tersebut diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) dan non nakes di masa pandemi Covid-19, serta bukan untuk ASN. Dalam paket bansos itu berisi minyak goreng, kacang tanah, kacang hijau, susu kaleng dan tepung terigu.

Kuat dugaan bantuan itu sengaja dimanfaatkan untuk kepentingan salah satu paslon di Pilkada Bolsel. Sebab beberapa warga mengaku sudah menerima bantuan itu tapi dibagikan oleh tim sukses paslon tersebut.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolsel, Danan Mokodompit, mengaku tidak tahu menahu soal bantuan berlabel BNPB. Bahkan untuk penyaluran dilakukan tanpa melibatkan pihaknya.

“Kami tidak mendapat informasi soal penyaluran bantuan itu. Kalau bantuan yang kami dapatkan dari BNPB terkait dengan Covid-19 maupun bencana alam beberapa waktu lalu, sudah tersalurkan semuanya. Sejauh ini pun, bantuan dari BNPB diberikan ke Pemkab melalui BPBD Bolsel, artinya tetap satu pintu dari atas,” ucapnya.

Dia juga mengakui, sudah melakukan koordinasi dengan pihak BNPB dan mereka tidak tahu menahu terkait bantuan tersebut. “Kita sudah koordinasi dengan bantuan yang mengatasnamakan BNPB itu dan mereka tidak tahu sama sekali. Apalagi sampai melibatkan tim sukses paslon,” aku Daanan.

Pihak BNPB katanya, pasca dikoordinasikan terkait hal itu, akan melakukan peninjauan serta kroscek di lapangan. “Nanti pihak BNPB akan menurunkan tim dan melakukan kroscek di lapangan terkait bantuan itu. Yang jelas, tidak ada bantuan dari BNPB yang melibatkan paslon,” kuncinya. (Hendra Damopolii)


Komentar