Penyaluran Bantuan Gunakan Jalur Laut

Sejumlah Desa di Bolsel Masih Terisolir


Bolaang Uki, MS

Masyarakat Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) was-was. Pasca dihantam bencana banjir, cuaca di wilayah tersebut dinilai masih ekstrem. Curah hujan dengan intensitas tinggi terus terjadi.

Hal itu menyebabkan beberapa sungai meluap cukup besar. Berdasarkan kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolsel, beberapa sungai yang meluap di antaranya Sungai Bolangaso, Sungai Toluaya, Sungai Salongo, Sungai Nunuka, Sungai Mongolidia, Sungai Milangodaa dan sungai lain. Dampaknya, beberapa desa terisolir dikarenakan akses penghubung seperti jembatan, putus total.

Menyikapi kondisi ini, Pemkab Bolsel harus menggunakan jalur laut saat menyalurkan bantuan. “Kita terpaksa gunakan kapal untuk mengangkut bantuan karena satu jembatan putus,” aku Bupati Bolsel H Iskandar Kamaru SPt.

Diakui Iskandar, hujan masih sering terjadi sebagaimana perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Curah hujan tinggi di wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Gorontalo dan wilayah lain di bagian utara Indonesia. Curah hujan yang mengakibatkan banjir ini juga tidak hanya merusak jembatan, banjir juga merusakan sarana dan prasarana milik warga. Ada 29 unit rumah hanyut, 64 unit rumah rusak berat, 5 unit jembatan rusak berat dan 5 ruas jalan rusak. Hal itu sekaligus menyebabkan tiga kecamatan seperti Kecamatan Helumo, Kecamatan Tomini dan Kecamatan Posigadan terisolir. Berdasarkan data yang ada, kurang lebih 22.655 jiwa terdampak banjir bandang Bolsel. Tidak hanya itu, korban hanyut yang juga Sangadi Bakida hingga kini belum juga ditemukan. Adapun keseluruhan warga yang terdampak tersebut terbagi di tujuh wilayah kecamatan meliputi Kecamatan Bolaang Uki ada 2.978 KK/9.715 jiwa, Kecamatan Helumo ada 225 KK/861 jiwa, Kecamatan Tomini ada 62 KK/250 jiwa, Kecamatan Posigadan ada 154 KK/636 jiwa. Kemudian di Kecamatan Pinolosian ada 1749 KK/5980 jiwa, Kecamatan Pinolosian Tengah ada 925 KK/1.729 jiwa dan Kecamatan Pinolosian Timur ada sebanyak 953 KK/3.494 jiwa.

Informasi yang dirangkum media ini, banjir yang melanda Kabupaten Bolsel, beberapa waktu lalu, menyebabkan akses jalan dari Kecamatan Helumo menuju Tomini dan Posigadan atau tepatnya jalur Bolsel–Gorontalo, putus total. “Ini jembatan satu–satunya akses masyarakat ke desa lain yang ada di Kecamatan Helumo, termasuk ke Posigadan dan Gorontalo,” tukas Camat Helumo Noldy Tangahu SH.(hendra damopolii)


Komentar