Rapid Test, Pelajar di Luar Daerah Jadi Prioritas


BUPATI Yasti Soepredjo Mokoagow kembali luncurkan kebijakan populis. Memperjuangkan anak-anak Bolaang Mongondow (Bolmong) yang bersekolah atau berkuliah di daerah lain, orang nomor satu di lumbung beras itu memprioritaskan Rapid tTest bagi pelajar-pelajar tersebut.

Kebijakan Bupati Yasti ini setelah mendapat keluhan warga khususnya orang tua dari siswa dan mahasiswa. Disampaikan, anak mereka tidak bisa kembali ke kampus yang berada di luar daerah karena tidak mengantongi hasil Rapid Test. Misalnya di Provinsi Gorontalo yang mewajibkan setiap orang yang keluar masuk harus memiliki hasil rapid test.

“Saya tersentuh dengan adanya keluhan yang disampaikan warga. Dimana, ada anak-anak mereka yang tidak bisa kembali ke daerah tempat menimba ilmu karena terkendala tidak adanya hasil rapid test,” ungkap Yasti yang turun langsung berkantor di desa-desa.

Oleh karena itu, Yasti mengambil langkah untuk menambah alat Rapid Test. Dimana sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong telah mengadakan 5000 alat rapid tes yang diperuntukkan bagi tenaga medis yang memiliki resiko tinggi dalam penanganan Covid-19.

“Ada 5.000 alat rapid test. Sebelumnya rapid test diprioritaskan untuk tenaga medis dan kontak erat, tapi kini prioritasnya ditambah untuk pelajar,” beber Yasti.

Nantinya, para pelajar yang akan di-rapid test harus menyiapkan dokumen kependudukan dan kartu pelajar. “Saya akan segera berkomunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan perihal rencana tersebut. Tetapi rapid test ini hanya sekali saja, jangan bolak balik Rapid Test dan harus menyediakan KTP dan Kartu Pelajar,” tutur Yasti.

Ia pun meminta masyarakat yang belum memiliki agenda mendesak ke luar daerah untuk di-pending dahulu. Hal ini mengingat telah banyaknya daerah yang dinyatakan zona merah, termasuk kabupaten/kota yang ada di wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). “Kalau belum ada hal-hal yang mendesak, lebih baik kita tidak usah ke luar daerah dulu. Jangan sampai kita menjadi pelaku perjalanan yang membawa keluar-masuk virus Corona ini. Sehingga, orang-orang di sekitar kita terpapar, dan menderita Covid-19,” kunci Yasti.(yadi mokoagow)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting