Foto: Andre Gerungan membawa bantuan natura kepada korban bencana.
AG Datangi Langsung Korban Bencana
Beri Bantuan, Berharap Bisa Meringankan Beban
Laporan: sonny dinar
Bencana banjir dan tanah longsor telah meluluhlantakkan sejumlah titik di Kota Manado. Naluri kemanusiaan warga yang tidak terdampak pun meletup. Hal itu seperti yang diperagakan Andre Gerungan (AG).
Wujud kepedulian diekspresikan tokoh muda ini, Senin (4/2). Sosok yang dikenal ramah itu mendatangi langsung warga yang terkena banjir dan tanah longsor di Kelurahan Taas.
Gerak peduli putra kesayangan tokoh Sulawesi Utara (Sulut) Hangky Arther Gerungan (HAG) dan Meita Wala ini, dimulai dari Lingkungan I kelurahan tersebut.
Ia mengunjungi langsung warga korban longsor, yang merenggut nyawa Jon Tinofer Duarmas (45), guru di SMK Negeri 9 Manado. Terlihat AG memberikan motivasi bagi warga di kompleks tanah longsor tersebut.
Terpantau juga, Calon Legislatif (Caleg) Kota Manado nomor urut 3, Daerah Pemilihan (Dapil) Tikala-Paal Dua dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mendatangi rumah warga yang terdampak banjir. AG terlihat menyerahkan bantuan natura bagi warga.
"Kami berharap bantuan ini bisa mengurangi beban yang melanda warga korban banjir dan tanah longsor," ucap AG.
Aksi peduli ini menuai apresiasi warga yang dijumpai. Mereka yakin, ketulusan AG dan keluarga Gerungan-Wala untuk melayani banyak orang tak perlu diragukan.
Diketahui, hujan deras yang melanda Kota Manado awal tahun 2019, mengakibatkan sebagian wilayah di ibukota provinsi Sulut ini terendam air. Bahkan beberapa titik diketahui terkena longsor.
Sumber yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado menunjukkan ada 18.855 jiwa dari 5.793 kepala keluarga jadi korban banjir dan longsor, Jumat (1/2). Korban ini tersebar di 8 kecamatan dan 43 kelurahan. Sementara 819 unit rumah rusak ringan, 20 rumah rusak sedang dan 53 rumah rusak berat. 4 warga diketahui meninggal dunia.
Selain itu, para korban bencana banjir dan longsor Manado mulai terserang penyakit. Warga umumnya menderita demam, gatal-gatal, serta infeksi saluran pernafasan akut atau ISPA. (*)














































Komentar