Foto: Yaulie Rindengan.
GMIM Butuh SIT, Dkn Yaulie Rindengan Dinilai Layak Masuk BPMS
Manado, MS
Sistem Informasi Terpadu (SIT) menjadi keharusan di era digitalisasi saat ini. Tak terkecuali dalam lingkup kerja kepelayanan pada Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).
Hal ini akan memperkuat sistem jaringan yang terintegrasi dari Aras Sinode, Wilayah hingga jemaat-jemaat GMIM yang hingga kini telah terdata ada sekitar 1044 jemaat.
Karena itu, jelang pemilihan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM periode 2022-2027 yang direncanakan berlangsung bulan Maret 2022 nanti, salah satu posisi yang dinominasikan adalah Wakil Ketua BPMS Bidang Data, Informatika dan Litbang GMIM.
Nama Diaken (Dkn) Yaulie Deo Rindengan ST MM MSc yang merupakan anak dari Pendeta Martin Rindengan yang sudah cukup dikenal luas di lingkup GMIM, dinilai layak memangku jabatan pelayanan tersebut.
Apalagi dengan track recordnya yang memang menggeluti bidang tersebut tentu ini menjadi jaminan bahwa data GMIM bisa terintegrasi secara massal.
“Kami berdua pernah bertugas bersama dalam anggota tim Sistem Informasi Terpadu GMIM, dimana kami berupaya melakukan proses digitalisasi pertama kalinya di lingkup GMIM dengan membuat dokumen-dokumen Renstra TIK GMIM dan memulai pelatihan TIK GMIM dengan membuat ratusan website resmi jemaat GMIM,” ujar Stanly Karouw ST MTI MSCS, Rabu (9/2).
“Juga membangun beberapa sistem informasi tingkat Sinode GMIM lainnya,” tambahnya.
Selain itu lanjut Karouw, dirinya dan Dkn Yaulie Deo Rindengan ST MM MSc yang konsisten mengabdi di relawan TIK terus melakukan upaya literasi kepada masyarakat termasuk warga gereja.
“Karena itu. memasuki era industri digital dengan munculnya big data, cybersecurity, artificial Intelligence dan metaverse, maka GMIM perlu menempatkan putra terbaik dalam mengeksekusi kegiatan di bidang Data, Informatika dan Litbang. Dkn Yaulie Rindengan merupakan sosok yang sangat tepat di bidang itu,” harapnya.
Sementara itu, sejumlah pelayan khusus (Pelsus) angkat bicara terkait Yaulie Rindengan yang keseharian sebagai Dosen Informatika Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Salah satu Pnt Ferry Keintjem yang getol menyuarakan bahwa Diaken Yaulie merupakan sosok Pelsus yang tepat berada di posisi tersebut.
“Selain sebagai Pelsus, saya juga berbicara sebagai warga GMIM. Untuk posisi Wakil Ketua Bidang Data, Informatika dan Litbang ini, GMIM harus benar-benar melihat siapa yang sangat layak untuk ditempatkan,” ucap Keintjem mantan Branch Manager Bank Mega ini.
Tentu berdasarkan rekam jejak, pengalaman dan bidang yang dia tekuni, itu ada pada Dkn Yaulie Rindengan.
“Yaulie kan seorang dosen. Tentunya tau, paham dan benar-benar menguasai bidang tersebut. GMIM sangat butuh sosok Sekretaris Jemaat GMIM Imanuel Bahu ini. Saya yakin, demi GMIM yang lebih baik lagi kedepannya Dkn Yaulie Deo Rindengan ST MM MSc sangat pantas diberi kesempatan mengelola Data GMIM secara menyeluruh,” harap Keintjem, Pelsus Jemaat GMIM Smirna Malalayang yang juga mantan Dirut PD Pasar Manado. (sonny dinar)















































Komentar