Foto: Daniel Mewengkang.
Alumni SMA Katolik Cendrawasih ‘Kantongi’ Pariwisata Sulut
Janji Perkenalkan ke Luar Negeri
Manado, MS
Destinasi pariwisata Sulawesi Utara (Sulut) menggugah para Alumni SMA Katolik Cenderawasih Angkatan 1967. Mereka berjanji akan memperkenalkan segudang potensi lokal Bumi Nyiur Melambai ke mata dunia.
Sederet objek wisata di Sulut diperkenalkan langsung Dinas Pariwisata Daerah, Senin (6/8), kepada para Alumni SMA Katolik Cenderawasih Anggkatan 1967 yang telah sukses di luar negeri seperti Perancis, Jerman dan beberapa provinsi di Indonesia. Kepala Dinas Pariwisata Daerah Daniel Mewengkang mengatakan, demi mewujudkan Sulut sebagai daerah destinasi investasi pariwisata, Pemprov sangat terbuka bagi investor untuk membangun potensi pariwisata yang ada.
"Sulut memiliki banyak obyek wisata yang dapat memanjakan para wisatawan antara lain seperti di objek wisata Pulau Lihaga, Taman Nasional Bunaken, Taman Hutan Raya Gunung Tumpa, Bukit Kasih Kanonang, Sumaru Endo Tondano dan Batu Dinding Kilo Tiga Amurang," katanya, baru-baru ini.
Selanjutnya menurut koordinator Rombongan Alumni SMA Katolik Cenderawasih Makassar Angkatan 1967, Marsekal Madya (Purn) Bachtiar Sudarman, kedatangan mereka di Sulut sudah menjadi agenda tahun 2018 untuk mengunjungi objek-objek wisata. Apalagi destinasi wisata di provinsi ini sangat bagus dan tidak kalah bersaing dengan objek wisata yang ada di pulau Bali.
"Para Alumni setelah kembali ke daerah asal seperti di Perancis, Jerman dan beberapa provinsi akan menjual destinasi objek pariwisata Sulut sehingga nantinya berdampak positif dalam pertumbuhan perkembangan pariwisata bagi daerah," tambah Marsekal Madya (Purn) Bachtiar Sudarman.
"Bukan itu saja, ke depan kami akan membawa investor untuk berinvestasi mengembangkan pariwisata provinsi Sulawesi Utara," tegas Marsekal Madya (Purn) Bachtiar Sudarman.
Kunjungan Alumni SMA Katolik Cenderawasih Makassar Angkatan 1967 di Sulut berjumlah 35 orang dan akan juga menyaksikan Tomohon Internasional Festival Flowers pada tanggal 8-12 Agustus 2018. (sonny dinar)













































Komentar