Nikmati Sunset Ditemani Kopi dan Biapong di Cafe Bae Pong

Jadi Tempat Nongkrong Baru Kawasan Megamas


Manado, MS

Mentari nampak mulai membenamkan diri tatkala media ini tiba di Cafe Bae Pong. Begitu pemandangan kala sore hari tempat nongkrong baru Kawasan Megamas Manado tersebut. Pengunjung akan disuguhkan sunset di pantai, bisa sambil menikmati kopi dan sajian Biapong sebagai menu andalannya.

Bila datang ke Cafe Bae Pong, kita akan mendapatkan aneka rasa Biapong. Terdapat biapong dengan isi daging Ba, tausa atau temo, ayam serta yang paling baru di Manado, Biapong tuna dengan keju mozarela yang sangat enak. Tetapi Cafe Bae Pong juga punya beragam menu lainnya selain Biapong. 

Cafe Bae Pong baru saja dilaunching 14 September 2021. Kehadirannya mendapat dukungan Walikota Manado, Andrei Angouw, yang datang pada pembukaan tempat usaha itu. Beroperasinya cafe tersebut, Dedy S Tiho selaku owner, punya mimpi besar. Pemilik Dream Photo Video itu berharap, bisnis kuliner yang dilaunching ini bisa menunjang usaha mereka lainnya. Bersama istri Susana Tjisnoyo, Ko Dedy sapaan akrabnya, punya keyakinan kuat, usaha tersebut bisa berjalan baik.


"Berawal dari pandemi yang jelas berdampak pada usaha utama kita yakni photography. Dimana kita tahu sangat berdampak langsung di bisnis iven seperti itu. Jadi yang di ruko, kita ada space lantai satu untuk marketing, saya berpikir sekalian saja kita manfaatkan untuk buat kafe. Jadi klien setelah foto sambil menunggu ataupun preview foto, bisa menikmati sajian kopi maupun biapong sebutan kita baepong," ungkap Dedy yang juga pemilik Lion Parcel ini.

Meski berhadapan dengan pandemi, tak menyurutkan keinginannya untuk coba menjajal dunia usaha cafe. Bermodal mental pengusaha, dirinya bersama istri berupaya membuka peluang baru di bisnis kuliner. "Kita cukup berbekal mental pengusaha yang sudah terasah, maupun pantang menyerah dalam berbisnis. Makanya kita memberanikan diri membuka cafe karena ada pepatah mengatakan berani mencoba, apa yang tidak mungkin karena belum pernah dicoba dan kita yakin semua usaha pasti atas campur tangan Tuhan yang memudahkan pembukaan usaha kita," jelas ayah dari dua anak ini.


Dijelaskannya, mengingat ia dan istrinya hanya modal berani mencoba maka awalnya perlu mendapatkan resep andalan yakni biapong. Percobaan mereka sampai 50 kali serta dilakukan sample rasa ke sahabat teman dan mendapat respon yang positif.

"Harapannya biapong kami semakin dikenal dan disukai pencinta kuliner Kota Manado dan menjadi ikon oleh-oleh buat kerabat," ungkapnya. (arfin tompodung)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors