Foto: Fanny Legoh
Pintu Masuk Sulut Diperketat, Deprov Apresiasi Pemerintah
Manado, MS
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) kembali mengambil kebijakan soal sebaran Corona Virus Disease-2019 (Covid-19). Lonjakan kasus positif virus asal Wuhan China itu, jadi penyebab. Pintu masuk bumi Nyiur Melambai diproteksi. Langkah tersebut mendapat apresiasi kalangan legislator penghuni Gedung Cengkih.
Respon positif datang dari anggota DPRD Sulut, Fanny Legoh. Dia mendukung diterbitkannya Surat Edaran (SE) Gubernur untuk memperketat pintu masuk Sulut, demi mencegah lonjakan dan masuknya varian baru Covid-19. "Pengetatan kembali adalah langkah yang tepat. Jadi apa yang dilakukan Pemprov Sulut itu sudah bagus, sebagai langkah antisipasi awal. Memang perlu untuk menutup dulu sementara pintu-pintu masuk yang ada di Sulut untuk menghindari masuknya dan menyebarnya Virus Corona varian yang baru,” ungkap Legoh.
Baginya, langkah gubernur untuk memperketat dengan wajib tes Covid-19 semua yang masuk di Sulut juga merupakan langkah yang sangat tepat. Ini dimaksudkannya demi melindungi semua masyarakat seantero Sulut. “Kalau kita batasi untuk sementara waktu, tidak akan merugikan kita. Dibanding ekonomi, kesehatan juga sangat prioritas. Kesehatan dan keselamatan itu adalah yang paling penting. Hanya dibatasi beberapa minggu saja, saya rasa bisa. Demi mengantisipasi lonjakan kasus positif apalagi adanya varian baru yang diinfokan sangat cepat penyebarannya," papar perwakilan rakyat Dapil Minahasa Tomohon ini.
Tak lupa Legoh memperingatkan penyebaran virus yang sudah
menyentuh kehidupan anak-anak. Hal tersebut karena varian baru, Delta, rawan
bagi para tunas bangsa itu. "Terutama anak-anak. Kabarnya sangat rawan
dengan varian baru (Delta, red) ini. Makanya, baiknya untuk sementara waktu
sekolah tatap muka jangan ada dulu. Dan orang tua maupun kita semua baiknya
mengawasi aktifitas anak-anak," tutupnya. (arfin tompodung)












































Komentar