Foto: Mohammad Wongso
Fraksi Nasdem Warning Pemprov Sulut
Pengelolaan Dana BOS
Manado,
MS
Problem seputar dana bantuan operasional sekolah (BOS) kembali
disorot. Reaksi kritis itu dilontarkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
Sulawesi Utara (Sulut). Sederet perbaikan dinilai perlu dilakukan Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Sulut dalam pengelolaan dan pelaporannya.
Penegasan itu meletup dari Fraksi Partai Nasional Demokrat
(Nasdem) DPRD Sulut. Dalam pandangan umum terkait dengan evaluasi Anggaran
Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020, Fraksi Nasdem mengkritisi
persoalan seputar dana BOS. Apalagi, bagi fraksi, hal itu telah menjadi catatan
penting Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
"Berdasarkan catatan BPK RI terkait dana bantuan
operasional sekolah, dalam catatan kami perlu dilakukan perbaikan dalam hal
belum tersedianya mekanisme yang mengatur tentang tatacara pengesahan dan
pelaporan yang bersumber dari dana BOS," tandas personil Fraksi Partai
Nasdem, Mohammad Wongso, baru-baru ini, saat membacakan pemandangan umum Fraksi
Nasdem terkait APBD 2020, dalam rapat paripurna DPRD Sulut.
Selain itu, terkait persoalan dana BOS dinilai belum ada upaya
untuk pemulihan agar lebih baik. Wakil rakyat Gedung Cengkih mendesak agar
perbaikan atas masalah tersebut bisa segera dilakukan. "Serta belum
dilaksanakannya rekonsiliasi secara memadai akan hal tersebut," tuturnya.
Fraksi Nasdem mendesak agar Pemprov Sulut perlu segera
menetapkan mekanisme. "Di antaranya yang mengatur proses rekonsiliasi
secara berkala agar nantinya dapat mengurangi potensi kesalahan," lugasnya.(arfin tompodung)












































Komentar