Sambut Hari Anak Internasional, NDC Manado Anjangsana ke Panti Asuhan Assalam
NUSANATRA Dian Center (NDC) Resort & Spa, memberikan bantuan sembako kepada Panti Asuhan Assalam, Bailang Manado. Kegiatan ini dilaksanakan menyambut Hari Anak Internasional, 1 Juni 2021. General Manager NDC Resort & Spa Manado, Mr. Stephen Shen langsung mewakili NDC untuk memberikan bantuan.
Ia mengatakan sangat mengapresiasi panti asuhan yang selalu terkena banjir tapi selalu bertanggungjawab dengan anak-anak didiknya. Dengan jarak NDC dengan panti asuhan yang cukup dekat, kata Mr. Stephen, membuatnya ingin sering mengunjungi panti untuk memberikan bantuan.
"Kita ini masih tetangga, dan mungkin kami akan sering datang kesini," ujar Mr. Stephen.
Memang katanya, NDC adalah perusahaan Modal Asing( PMA) yang berasal dari Cina. Tapi ia tidak merasakan adanya perbedaan berada di Kota Manado ini. "Makanya kami ingin saling menjaga kondisi yang telah terbina baik dengan pemerintah dan masyarakat selama kami tiga tahun berada di sini," terang Mr. Stephen.
Bahkan untuk mempererat hubungan ini, ia berpesan kepada manajemennya agar mengakomodir anak-anak panti asuhan Assalam apabila telah dewasa untuk bisa bekerja di NDC Resort & Spa Manado. "Mungkin ke depan juga kami akan undang anak-anak panti untuk berkunjung ke NDC untuk bisa menikmati fasilitas kami yang ada seperti kolam renang dan fasilitas lainnya," pungkas Mr. Stephen.

Sementara itu, Ketua Panti Asuhan Assalam Manado Mardiah Baginda mengucapkan terima kasih dengan bantuan yang diberikan pihak NDC Resort & Spa Manado. Ia mengatakan, panti asuhan yang dibinanya memang sering mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial dan masyarakat sekitar. Tapi dari Dinas Sosial diterima setahun sekali dan lebih banyak dari pihak swasta. "Iya, memang lebih banyak dari masyarakat sekitar," ungkapnya.
Panti asuhan ini katanya, berdiri tahun 1987, dengan mengasuh anak-anak yatim, piatu, serta anak dari keluarga miskin. Panti asuhan ini juga sudah terakreditasi dan menjadi satu-satunya panti asuhan muslim yang terakreditasi. "Kami terakreditasi B dari pemerintah," ujar Mardiah.
Tapi sangat disayangkannya karena semua berkas-berkas hilang tersapu banjir. Banjir yang selalu terjadi berasal dari sungai yang berada di belakang panti yang telah mengecil. "Dulunya sungai, namanya kuala Buha tapi sekarang sudah menjadi seperti got sehingga kalau hujan tidak bisa lagi menampung air dan menyebabkan banjir. Kemarin kami tidak menduga banjir sampai menyapu bersih berkas-berkas panti asuhan ini," terangnya.
Ia pun memohon agar pihak NDC dan manajemennya dapat memberi bantuan sehingga nantinya bisa bebas banjir.(yaziin solichin)












































Komentar