Foto: Jusuf Kalla melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Sulut.(ist)
JK Lantik Olly Jadi Dewan Kehormatan PMI Sulut
Manado, MS
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey mendapatkan penghargaan kebesaran dari Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla. Itu terbukti, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia itu melantik Gubernur Olly sebagai Dewan Kehormatan PMI Sulut masa bakti 2021-2026 di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Selasa (25/5).
Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menyampaikan bahwa pada dasarnya PMI adalah organisasi yang bergerak di saat masyarakat ada kesulitan. Baik itu karena bencana alam maupun karena manusia itu sendiri. “Prinsip-prinsip pokok seperti keberanian, keikhlasan dan kemandirian ini, sangat penting dalam menjalankan tugas PMI,” ucap Kalla.
Indonesia adalah daerah rawan bencana sebab berada di kawasan ring of fire. Terlebih, saat ini seluruh dunia sedang mengalami pandemi Covid-19. Untuk itu, diperlukan kerja sama yang solid antara pusat dan daerah untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.
Kalla juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Olly dan jajarannya karena Sulut memiliki tingkat bencana rendah dibandingkan dengan daerah-daerah lain. PMI berada di tengah-tengah publik untuk menerima bantuan dan menyalurkannya ke masyarakat. Modal PMI adalah keterampilan dan kepercayaan. Dirinya pun menekankan soal pentingnya kepercayaan masyarakat. Sebab, tanpa dukungan pemerintah dan masyarakat, PMI tidak dapat bekerja dengan baik.
“Tugas utama adalah setiap ada kesulitan di masyarakat, PMI hadir. Untuk itu dibutuhkan kepercayaan. Kepercayaan akan timbul jika kita bekerja dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Sebelumnya, saat menyambut kedatangan Ketua Umum PMI beserta jajaran pengurus, Gubernur Olly menuturkan, kunjungan itu merupakan kebanggaan.
“Kunjungan ini membawa dampak yang sangat positif bagi Provinsi Sulawesi Utara. Sebab, dalam situasi pandemi Covid-19 ini, kedatangan para pimpinan dan pejabat pusat, tentunya memberikan harapan yang cerah. Sehingga banyak orang akan datang berkunjung ke sini (Sulut-red),” ungkap Olly.
Gubernur juga menyampaikan bahwa PMI di Sulut telah berjalan dengan aktif. Yang pasti, tetap bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. Pun semua kegiatan dan masalah dapat tertolong dan teratasi, baik saat menghadapi bencana alam maupun pandemi Covid-19.
“Beberapa waktu lalu, banyak yang terserang demam berdarah sehingga membutuhkan donor darah. Atas kerja sama PMI di Sulawesi Utara, banyak masyarakat merasa terbantu. Juga pada saat menghadapi bencana alam, masyarakat turut merasakan kehadiran PMI,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua PMI Sulut, Annie Dondokambey mengucapkan terima kasih kepada Jusuf Kalla atas kesediaannya melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Sulut. Dikatakannya, sejak terpilih sebagai Ketua PMI Sulut pada myaret 2021, pihaknya telah bersinergi dengan Pemprov. Bahkan aktif melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan.
"Kiranya sinergitas kita akan terjalin erat dalam menjalankan misi kemanusiaan di daerah Sulawesi Utara dan menunaikan tugas serta peran di masa pandemi Covid-19 ini,” tutur Annie.
“Kami siap bekerja bersama dengan pemerintah daerah, pihak swasta, masyarakat dan media dalam rangka sinergitas. Kami siap mendukung pencapaian pembangunan Pemprov Sulut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," sambungnya.
Diketahui, kegiatan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Diikuti peserta yang jumlah terbatas karena giat ini disiarkan juga secara dalam jaringan. Adapun susunan Dewan Kehormatan PMI Sulut masa bakti 2021-2026 sebagai berikut. Ketua, Steven OE Kandouw, Sekretaris, Andi Silangen. Pengurus PMI Sulut, yakni sebagai Pelindung, Gubernur Sulut, Ketua, Annie Dondokambey, Sekretaris, Mercy Rampengan, Bendahara, Maria Jean d’arc Rogi. (sonny dinar)












































Komentar