Foto: Djoli Mandak
Corona ‘Menggila’, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Ditutup
Tahuna, MS
Angka penularan wabah Virus Corona Disease (Covid-19) di Kabupaten Kepulauan Sangihe melejit. Ditetapkannya daerah ini sebagai Zona Orange, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ambil tindakan. Kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas yang telah berjalan, kini kembali ditutup bagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana SE ME menegaskan, dengan bertambahnya kasus Covid-19 di Kabupaten Kepualauan Sangihe maka untuk pembelajaran tatap muka terbatas ditutup. Dengan demikian para siswa akan belajar lagi di rumah.
"Selaku ketua gugus tugas, saya mengambil kebijakan untuk menutup sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka. Agar supaya tidak ada penularan yang berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Sangihe," tegas Gaghana.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendbud) Daerah Sangihe, Dra Djoli Mandak ketika dikonfirmasi, ikut menegaskan terkait penutupan tatap muka terbatas. Penutupan untuk sementara waktu itu, terhitung sejak tanggal 30 September hingga 14 Oktober 2020.
"Jadi kegiatan proses belajar mengajar dengan adanya penyebaran Covid-19 maka untuk dua minggu ke depan terhitung sejak 30 September 2020, untuk sementara ditutup. Ini dilakukan khusus Kecamatan Tahuna, Kecamatan Tahuna Timur dan Kecamatan Tahuna Barat dan akan dilaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan metode daring dan luring. Akan tetapi guru tetap berada di sekolah untuk menyiapkan materi yang akan diberikan kepada para siswa," ujar Mandak.
Mandak menjelaskan, apabila ada orang tua siswa yang tidak mengizinkan para guru untuk berkunjung ke rumah menemui siswa karena takut akan adanya kontak maka orang tua siswa dianjurkan agar mengambil tugas di sekolah yang telah disiapkan oleh guru.
"Kalau orang tua tidak menginginkan para guru berkunjung ke rumah. Maka orang tua dari siswa berhak untuk menjemput tugas di sekolah," jelasnya.
Selanjutnya dikatakan Mandak, jika akan ada kasus baru di Kabupaten Sangihe, yang didapati di tiga Kecamatan Tahuna maka akan ditambah lagi proses belajar mengajar di rumah. Itu mulai dihitung dari waktu yang ditetapkan dua minggu.
"Selanjutnya kami akan melakukan evaluasi. Bila terjadi kembali penularan maka untuk Kecamatan Tahuna akan kami tembah lagi proses pembelajaran di rumah. Kami tetap akan melakukan koordinasi dengan tim satgas kabupaten. Wilayah-wilayah mana yang terjadi penambahan Covid-19," pungkasnya. (christian abdul)












































Komentar