4 Pasien Positif, Satgas Covid Sangihe ‘Sisir’ RSUD Liun Kendage dan Kantor Dukcapil


Tahuna, MS

 

Gerak penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai melaju. Total ada 23 kasus yang telah terkonfirmasi positif sejauh ini, dimana 4 diantaranya merupakan kasus baru. Penambahan 4 kasus ini sekaligus jadi tanda awas bagi pemerintah dan masyarakat Sangihe. Itu menyusul 4 pasien baru yang dinyatakan positif tersebut bekerja di instansi pelayanan publik milik pemerintah.

 

Tiga pasien positif baru diketahui bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) liun Kendage Tahuna, dimana dua orang sebagai tenaga kesehatan dan satunya pegawai administrasi. Sementara 1 pasien lain adalah pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)  Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

Kondisi ini menyulut reaksi antisipatif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pemeriksaan secara massal dilakukan dengan metode tes swab kepada 25 pegawai RSUD Liun Kendage Tahuna dan rapid test terhadap 45 orang pegawai di Disdukcapil Sangihe.

 

Hal itu disampaikan Joppy Thungari selaku juru bicara (jubir) gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 Kabupaten Sangihe. “Kami sudah melakukan pengambilan swab terhadap 25 orang pegawai RSUD Liung Kendage Tahuna, juga sudah melakukan pemeriksaan rapid test terhadap 45 orang pegawai Dukcapil dan dilakukan penyemprotan di kantor. Hasilnya, dari pemeriksaan cepat (rapid test) terdapat satu orang yang reaktif dan direncanakan besok akan dilakukan pengambilan swab," ungkap Thungari.

 

Sedangkan untuk Disdukcapil sendiri dijelaskan Thungari, untuk sementara kegiatan di perkantoran dilakukan dengan mekanisme Work From Home (WFH). "Masyarakat tak perlu khawatir karena pengurusan di Dukcapil dapat di akses melalui web Dukcapil," ujarnya.

 

Thungari juga menjelaskan, kegiatan di RS Liung Kendage masih tetap berjalan seperti biasa sambil menunggu hasil swab yang dikirim. "Jadi kami sudah tidak lagi melakukan pemeriksaan cepat (rapid test) kepada 25 orang tersebut dan untuk aktivitas tetap berjalan seperti biasa, mereka tidak di isolasi karena kalau diisolasi akan berdampak pada kegiatan di rumah sakit," urainya.

 

Sementara itu Direktur RSUD Liun Kendage Tahuna dr Handry Pasandaran membenarkan terkait adanya klaster baru di RSUD liun Kendage Tahuna, agar masyarakat jangan takut berobat di Rumah Sakit karena aman dan nyaman. Meskipun begitu, ada Nakes yang terpapar Covid-19. "Nakes dan satu tenaga administrasi RSUD Liung Kendage Tahuna positif Covid-19 merupakan kontak erat dengan pasien positif nomor 18 dan 19, yang tidak terbuka terkait dengan kontak erat dengan pelaku perjalanan luar daerah," ujar Pasandaran.

 

Olehnya lanjut Pasandaran terkait dengan keberadaan RSUD Liung Kendage Tahuna yang merupakan pusat layanan kesehatan terbesar di Sangihe maka langkah kongkrit manajemen dilakukan.

 

"Dimana semua Nakes yang kontak telah di rapid dan swab,  Nakes yang positif sudah diisolasi 3 orang, kontak ini juga bukan kesalahan rumah sakit, tapi pasien Covid-19 tidak terbuka terkait riwayat kontak dengan pelaku perjalanan, serta layanan tetap dilaksanakan sesuai SOP," jelas Pasandaran.

 

Pasandaran meminta masyarakat santai saja dan tidak perlu kuatir. "Masyarakat tidak perlu kuatir dan takut datang berobat ke rumah sakit, sebab semua ini sudah diminimalisir. Dan bagi Nakes hal ini hal biasa dan menjadi resiko pekerjaan," pungkasnya.(christian abdul)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting