Masyarakat Airmadidi Desak Pemerintah Lestarikan Waruga


Manado, MS

Arus desakan datang dari masyarakat Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Mereka meminta agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap keberadaan waruga. Makam orang Minahasa kuno ini diharapkan dapat dilestarikan.

Persoalan ini mencuat dalam laporan hasil reses para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) daerah pemilihan Minahasa Utara dan Kota Bitung. Di antara aspirasi yang disampaikan, masalah situs sejarah budaya menjadi salah satu yang dikeluhkan. "Memohon bantuan pemerintah untuk pelestarian waruga yamg ada di Airmadidi," ungkap, Netty Pantouw, saat membacakan hasil reses para legislator dapil Minut-Bitung, dalam rapat paripurna DPRD Sulut.

Selanjutnya, masyarakat pula meminta perhatian pemerintah terkait situs sejarah  yang lain. Seperti keberadaan rumah adat. "Pemerintah juga diharapkan memberikan perhatian untuk pelestarian rumah adat dan pekarangan adat yang ada di Kelurahan Airmadidi Bawah," ujarnya.

Warga Desa Lembean, Kabupaten Minut juga meminta agar pemerintah mengembangkan potensi pariwisata yang ada di lokasi batu besar. Di Desa Tetey, Kecamatan Dimembe berharap supaya juga ada penambahan rumah singgah pariwisata. "Pemerintah diharapkan dapat memperhatikan potensi pariwisata yang ada di Minahasa," tuturnya. (arfin tompodung)


Komentar