Bupati JG Konkritkan Isoman Terapung Bersama Pemkot Bitung

Jalin Kerjasama Bersama Kemenhub dan PT Pelni


Laporan: risky adrian

Bitung, MS - Gerak kolaborasi dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bersama Pemerintah Kota Bitung. Kerja sama untuk menyediakan lokasi bagi warga yang melakukan isolasi mandiri (Isoman), makin konkrit. Di tengah-tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, keduanya menggandeng Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Pelni agar mengadakan tempat Isoman terapung. 

Rabu (4/8) kemarin, Bupati Minut Joune Ganda dan Sekretaris Kota Bitung Audy Pangemanan meninjau salah satu armada kapal laut Tatamailau yang akan dijadikan tempat Isoman terapung di Pelabuhan Bitung. 

Dikatakan Bupati Minut Joune Ganda, ini upaya Pemkab Minut maupun Pemkot Bitung bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan dan PT Pelni untuk menyiapkan tempat Isoman dengan memanfaatkan kapal tersebut. Dimana sebelumnya sebagai alat transportasi, kini dijadikan lokasi Isoman. “Diharapkan dengan adanya kapal terapung bagi Isoman ini, Minut dan Bitung yang masuk PPKM level 4 dapat menekan dan menghambat penyebaran Covid-19 khususnya di dua daerah ini,” terang Joune Ganda saat berada di Pelabuhan Bitung, Rabu (4/8).

Namun, lanjut Bupati, mereka menyediakan tempat Isoman terapung ini karena memiliki tema tersendiri. Kapal bagi Isoman ini, disediakan sebagai sarana rekreasi, recovery dan training. “Jadi bagi masyarakat yang melakukan Isoman, mereka juga diberikan tema tersebut. Intinya lokasi Isoman terapung ini berbeda dengan isoman di rumah. Dimana kalau Isoman di rumah ada potensi menyebarkan virus ini ke keluarga yang ada sekitarnya, tapi melalui kapal ini masyarakat akan diberikan sarana agar bisa merasakan Isoman yang berbeda, lain daripada lain. Ini semua dilakukan agar ada pengurangan penyebaran Covid-19,” tegas Bupati yang energik ini.

Terkait ketersediaan konsumsi atau makanan bagi Isoman juga dijawab Sekkot Bitung, Audy Pangemanan. Ia mengatakan, Pemkot Bitung dan Pemkab Minut akan bekerjasama mengatur semua itu. “Jadi pemerintah dua daerah akan melakukan pengaturan teknis yang lebih lanjut untuk ketersediaan itu semua,” tandas Pangemanan. 

Begitu pun, kapasitas Armada Kapal untuk warga Isoman, dijelaskan Direktur UAP PT Pelni Sodikin, kapal tersebut memiliki kapasitas angkutan umum sekitar seribu lebih. Hanya saja untuk Isoman disediakan sekitar 50 persen dari kapasitas. 

Dalam peninjauan lokasi Isoman terapung di atas kapal laut, dihadiri sejumlah stakeholder terkait, dari unsur Kemenhub diantaranya KPLP, Pelabuhan Bitung, tenaga medis dan perwakilan staf khusus Walikota Bitung. (*)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors