Gempa Goyang Talaud, Sejumlah Bangunan Rusak Parah


Melonguane, MS

Bumi di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud berguncang. Tanah Porodisa dilanda 2 kali gempa dalam sehari. Akibatnya beberapa rumah mengalami kerusakan.

Kejadian pertama kali terjadi, Rabu (9/6), sekira pukul 11.45 Wita dengan kekuatan 5,4 magnitudo. Kemudian gempa kedua terjadi sekitar pukul 15.18 Wita dengan kekuatan 5,7 Magnitudo. Lokasi gempa 27 kilometer timur laut Melonguane dan tidak berpotensi tsunami.

Dari pantauan Media Sulut, akibat terjadinya gempa beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Diantaranya dinding rumah warga di Desa Alo, Kecamatan Rainis yang ambruk akibat gempa. Begitupun rumah warga di Desa Bantik Lama, Kecamatan Beo alami kerusakan parah di bagian dapur. Kemudian akibat gempa plafon salah satu gereja di Desa Bengel, Kecamatan Beo ambruk.

"Gempa cukup kuat. Dua kali dalam sehari, gempa ini cukup menghawatirkan walaupun tidak berpotensi tsunami, namun saya memperingatkan keluarga tetap waspada," ucap Kepala Desa Rainis, Oktafin Tumimbang.

Hal serupa pun diutarakan Hetty Pangalo. "Lagi kerja di kantor, tiba-tiba gempa, seisi ruangan langsung keluar kantor mencari tempat aman," ungkap Hetty yang merupakan ASN di Sekretariat Daerah.

Terkait gempa yang terjadi, Wakil Bupati Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga menghimbau kepada seluruh masyarakat Talaud agar tidak panik. "Dihimbau kepada seluruh masyarakat Talaud agar tidak panik dengan gempa tapi waspada perhatikan petunjuk BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika). Tetaplah berdoa pasti Tuhan beserta kita," imbau Parapaga.(jos tumimbang)

 

 

 

 


Komentar