Insentif Nakes di RSUD Talaud Belum Cair

Monangin : Sementara Diproses


Melonguane,MS

Insentif petugas Tenaga Kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Talaud,  yang menangani virus corona belum cair. Hal ini dikeluhkan petugas Nakes kepada Koran Media Sulut, Rabu (19/8).

"Jadi untuk insentif kami petugas Nakes di RSUD belum cair. Padahal kami yang bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19. Sementara di Dinas Kesehatan (Dinkes) Talaud dan Puskesmas sudah cair. Mohon ini jadi perhatian Dinkes," ucap petugas Nakes yang enggan namanya dikorankan.

Ia menyampaikan sejak Maret 2020, insentif petugas Nakes di RSUD tak kunjung cair. " Kami mohon perhatiannya. Karena ini hak kami yang diberikan pemerintah," keluhnya.

Dirut RSUD Talaud Susanti Essing membenarkan hal tersebut. Insentif belum dibayarkan sejak Bulan Maret 2020 " Sementara proses. Pembayarannya melalui Dinkes," tuturnya.

Mengenai hal tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Talaud Kerry Monangin menerangkan terkait pembayaran insentif sementara di proses. " Team verifikasi masih memeriksa kelengkapan dokumen, karena banyak yang masih kurang. Kalau sudah lengkap pasti di proses. Tidak ada yang sengaja untuk di tahan-tahan, tapi ini kan uang negara jadi saya juga tidak asal-asal," terangnya.

Dari Informasi yang dihimpun Nakes di RSUD Talaud (Mala) yang menangani pasien Covid-19 terdiri dari Dokter Umum 6 orang, Dokter Spesialis 5 orang, petugas laboratorium 7 orang, petugas tim Isolasi satu 13 orang dan petugas tim isolasi dua 13 orang. (jos tumimbang)


Komentar