Satu Pasien Positif Covid-19 Lolos ke Sangihe


Publik di Kabupaten Kepulauan Sangihe gempar. Kabar adanya pasien terkonfirmasi positif corona virus disease 2019 (covid-19) yang belakangan diketahui telah masuk ke daerah tersebut jadi penyebab. Pasien itu masuk daftar urut kasus ke-575 di Sulawesi Utara (Sulut), yaitu perempuan berusia 63 tahun. Yang bersangkutan awalnya menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Manado, namun belakangan terkonfirmasi telah bertolak ke Sangihe menggunakan kapal laut.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara, dr Steaven Dandel MPH telah membenarkan informasi tersebut. Dikatakan Dandel, pasien dengan kode 575 selama ini telah menjalankan isolasi di rumahnya di Manado sambil menunggu hasil Swab lanjutan. Namun ketika hasil Swabnya keluar dan tim gugus tugas akan menjemputnya, pasien terkonfirmasi positif tersebut dinyatakan telah pergi  ke daerah Sangihe.

"Iya benar, pasien 575, kami sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan Sangihe, untuk sementara di Sangihe dulu karena tidak memungkinkan untuk dibawa balik ke Manado, saya sudah kirim data lengkapnya ke Sangihe," ujar Dandel.

Sementara itu, Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Sangihe dr Joppy Thungari sangat menyesalkan kejadian ini. Dia mengatakan, tindak lanjut yang dilakukan Gugus Tugas Sangihe saat ini melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Kecamatan Tabukan Selatan (Tabsel) dan pihak keluarga pasien tersebut.

"Kami menyesalkan ini terjadi tapi yah apa boleh buat, saat ini kami langsung bertindak melakukan koordinasi dengan gugus tugas kecamatan Tabsel dan keluarga karena yang bersangkutan saat ini ada diwilayah Tabsel. Selanjutnya, kami akan melakukan Rapid Test kontak erat dari pasien 575 itu," beber Thungari.

Menurut dia, selain melakukan Rapid Test terhadap pihak keluarga, Tim Gugus Tugas juga akan melakukan tracking kontak disejumlah lokasi termasuk di Kapal Laut yang ditumpangi pasien tersebut.

"Belajar dari pengalaman ini, diharapkan masyarakat yang dalam masa isolasi dihimbau lebih disiplin dalam tetap mematuhi protokol kesehatan, sehingga tidak merugikan pihak lain," tandasnya. (christian abdul)


Komentar