Foto: Steaven Dandel.
Positif Corona di Sulut Bertambah 14
Curva kasus positif corona virus disease 2019 (covid-19) di Sulawesi Utara (Sulut) terus menanjak. Akhir-akhir ini, tren peningkatan grafik pasien terkonfirmasi positif terjadi nyaris setiap hari. Data teranyar yang dirilis pemerintah melalui gugus tugas covid-19, Senin (8/6) kemarin, angka warga terpapar virus corona jenis baru bertambah 14 kasus. Dengan penambahan tersebut, Sulut sejauh ini telah mengantongi total 509 kasus positif.
Bagian Kehumasan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel, merincikan perkembangan grafik covid saat ini. Menurut dia, jumlah pasien yang dirawat kini ketambahan 13 orang, sehingga totalnya 388. Kemudian pasien sembuh bertambah 1 sehingga total yang sudah sembuh 74 orang. Sementara jumlah yang meninggal total ada 47 orang.
"Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 217 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) keseluruhan ada 155 orang," papar Dandel.
Trend peningkatan kasus positif baru serta potensi munculnya titik-titik penyebaran virus corona menyulut gerak pemerintah. Sederet strategi pencegahan covid-19 disodor ke publik.
Sebelumnya, Gubernur Olly Dondokambey bahkan menyarankan mekanisme belanja online adalah yang paling aman dilakukan masyarakat. Kondisi ini juga sempat direspon Wakil Gubernur Steven Kandouw. Menilik data kurva RO atau indeks penularan yang mencapai 2,5 mencatatkan Sulut sebagai daerah dengan angka tertinggi di Indonesia. Kandouw bahkan pernah mengatakan jika tingginya indeks penularan covid-19 ini, maka Sulut menjadi daerah dengan potensi tertinggi di Indonesia.
Namun itu menjadi tanda awas bagi warga Sulut, khususnya Manado untuk lebih disiplin mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dan mematuhi imbauan pemerintah.(sonny dinar)
Berikut 14 Kasus Terbaru Positif Covid-19 di Sulut:
1. Kasus 496, perempuan umur 29 tahun asal Manado, dari rapid test reaktif dan merupakan bagian dari Pasar Pinasungkulan yang kemudian menjadi positif.
2. Kasus 497, perempuan umur 45 tahun asal Manado, hasil screening Gugus Tugas Kota Manado.
3. Kasus 498, perempuan umur 27 tahun asal Minahasa, dari hasil rapid test
4. Kasus 499, laki-laki umur 37 tahun asal Tomohon, merupakan kontak erat resiko tinggi (KERT) kasus 181,183, 194.
5. Kasus 500, laki-laki umur 35 tahun asal Minahasa, hasil screening dan rapid test reaktif Dinkes.
6. Kasus 501, perempuan umur 54 tahun asal Manado, hasil screening dan rapid test reaktif Dinkes.
7. Kasus 502, perempuan umur 41 tahun asal Bolsel, KERT kasus 119. Kasus 119 hari ini dinyatakan sembuh.
8. Kasus 503, laki-laki umur 28 tahun ber-KTP Manado, hasil screening dari Bolsel. Yang bersangkutan adalah pelaku perjalanan Manado-Bolsel.
9. Kasus 504, perempuan umur 55 tahun asal Manado, hasil screening dan rapid test reaktif, bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan.
10. Kasus 505, perempuan umur 45 tahun asal Manado, hasil screening dan rapid test reaktif, bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan.
11. Kasus 506, perempuan umur 24 tahun asal Manado, KERT kasus 114.
12. Kasus 507, laki-laki 56 tahun asal Manado, KERT kasus 114.
13. Kasus 508, laki-laki 39 tahun asal Manado, tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan di Manado.
14. Kasus 509, laki-laki 33 tahun asal Manado, tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan di Manado.













































Komentar