Positif Covid-19 Tembus 264 Orang, Dandel Ingatkan Perilaku Masyarakat
KASUS terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulawesi Utara (Sulut) terus melonjak. Data Gusus Tugas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut pada Selasa (26/5), terjadi penambahan sekira 25 kasus. Dengan demikian, total positif Covid-19 di bumi Nyiur Melambai sudah mencapai 264 orang.
Perkembangan penyelidikan epidomologi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi Sulut, dirilis Gugus Tugas Pemerintah Provinsi (Pemprov), Selasa kemarin.
Dijelaskan Juru Bicara (Jubir) dr Steaven Dandel, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami penambahan yang signifikan. Kenaikan itu salah-satunya dipicu dengan banyaknya jumlah orang yang sudah diperiksa. Dandel mengatakan, pihaknya terus berupaya mencari atau menelusuri sebanyak-banyaknya kasus positif sehingga bisa memutus penularan kepada orang lain.
“Sulut kembali ketambahan 25 kasus. Sehingga, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 264. Rinciannya, sementara dirawat bertambah 17 menjadi 199 pasien. Meninggal dunia bertambah 7, sehingga total 29,” ujar Dandel.
Untuk pasien sembuh bertambah 1 orang, sehingga total yang sembuh menjadi 36 orang. “Sementara itu, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) ketambahan 22 orang sehingga total keseluruhan 172 pasien. Untuk ODP (Orang Dalam Pemantauan), juga bertambah 9. Totalnya kini menjadi 158,” urainya.
Sebelumnya, Dandel mengoreksi penambahan kasus positif Covid-19 di Sulut, yang sudah dirilis Gugus Tugas Pemerintah Pusat. Dia menyebutkan ada ketambahan 26 kasus, tetapi karena ada yang teregistrasi ganda, maka jumlah penambahan menjadi 25 kasus.
"Tadi kami klarifikasi ke Gugus Gugas Pemerintah Pusat, bahwa ada satu kasus yang teregistrasi ganda. Maka yang sebenarnya pada hari ini Sulut ketambahan 25 kasus dan akumulasi hingga saat ini yaitu 264 kasus," terang Dandel.
Dengan penambahan itu, Dandel mengakui, masih ada transmisi di masyarakat. Oleh sebab itu, dia tetap mengingatkan tentang perilaku masyarakat. “Perilaku masyarakat untuk disiplin menerapkan social distancing, physical distancing serta himbauan pemerintah sangat dibutuhkan. Tetap patuhi setiap pola pencegahan seperti menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak,” imbuhnya.(sonny dinar)
25 KASUS BARU POSITIF COVID-19 YANG DIRILIS GUGUS TUGAS PEMPROV SULUT
1. Pasien 240, Perempuan, umur 48 tahun, asal Manado, PDP yang dirawat di salah satu Rumah Sakit (RS) di Sulut.
2. Pasien 241, Perempuan, umur 60 tahun, asal Manado. Sudah meninggal dunia 25 Mei 2020 komorbid TB Paru.
3. Pasien 242, Laki-laki, umur 75 tahun asal Manado. Sudah meninggal dunia pada 18 Mei 2020 dengan komorbid Diabetes Melitus (DM).
4. Pasien 243, Laki-laki, umur 80 tahun, asal Manado.
5. Pasien 244, Perempuan, umur 46 tahun. Sudah meninggal dunia pada tanggal 15 Mei 2020. Yang bersangkutan merupakan bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan.
6. Pasien 245, Perempuan, umur 62 tahun, asal Manado. Yang bersangkutan sudah meninggal dunia pada 15 Mei 2020, hasil swabnya baru keluar hari ini.
7. Pasien 246, Laki-laki, umur 63 tahun, asal Manado. Dari hasil traking, yang bersangkutan terkoneksi juga dengan klaster Pasar Pinasungkulan.
8. Pasien 247, Laki-laki, umur 62 tahun, asal Manado. Sebelumnya yang bersangkutan adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di salah satu RS di Sulut.
9. Pasien 248, Perempuan. umur 36 tahun, asal Kabupaten Bolaang Mongondow. Yang bersangkutan adalah pelaku perjalanan luar Manado yakni dari Jakarta.
10. Pasien 249, Laki-laki, umur 50 tahun, asal Manado. Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dari kasus 60.
11. Pasien 250, Laki-laki, umur 21 tahun, asal Manado. Yang bersangkutan sebelumnya adalah PDP.
12. Pasien 251, Laki-laki, umur 42 tahun, asal Kabupaten Minahasa. Yang bersangkutan sebelumnya adalah PDP.
13. Pasien 252, Laki-laki, umur 34 tahun, asal Manado. Yang bersangkutan sebelumnya adalah ODP dan dilakukan swab, ternyata hasilnya terkonfirmasi positif.
14. Pasien 253, Laki-laki, umur 2 tahun, asal Manado
15. Pasien 254, Laki-laki, umur 71 tahun asal Manado
16. Pasien 255, Laki-laki, umur 37 tahun, asal Kabupaten Minahasa.
17. Pasien 256, Laki-laki, umur 56, asal Manado. Sudah meninggal dunia 14 Mei 2020.
18. Pasien 257, Perempuan, umur 63 tahun, asal Tomohon
19. Pasien 258, Laki-laki, umur 40, asal Tomohon. Yang bersangkutan sudah meninggal dunia 24 Mei 2020.
20. Pasien 259, Perempuan, umur 53 Tahun, asal Manado.
21. Pasien 260, Laki-laki, umur 35 tahun, domisili sementara di verifikasi, KTP di Kabupaten Minahasa Utara.
22. Pasien 261, Laki-laki, umur 53 tahun, asal Manado.
23. Pasien 262, Laki-laki, umur 70 tahun, asal Kabupaten Minahasa Selatan.
24. Pasien 263, Laki-laki, umur 53 tahun, asal Manado.
25. Pasien 264, Laki-laki, umur 56 tahun, asal luar wilayah Sulut yakni di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Yang bersangkutan sebelumnya adalah PDP pada RS di Sulut kemudian dinaikan status menjadi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan swab.












































Komentar