Foto: Suasana tes rapid kedua di Pasar Pinasungkulan Karombasan, Selasa (12/5) kemarin. (foto 1st)
Protokol Kesehatan Pasar Pinasungkulan Diperketat
Pengunjung Tak Pakai Masker Akan Dipulangkan
Manado, MS
Serangan covid-19 di Kota Manado memantik reaksi pemerintah setempat. Gerak serius menekan penyebaran penyakit di sejumlah titik rawan jadi prioritas. Salah satunya di area seputaran Pasar Pinasungkulan Karombasan. Protokol pencegahan covid-19 diterapkan secara ketat baik kepada pedagang maupun pembeli di lokasi tersebut.
Terpantau, rapid test dilakukan Selasa (12/4) kemarin. Pemeriksaan sampel darah dimulai dari petugas lapangan di Pasar Pinasungkulan Karombasan serta sejumlah pedagang. Total ada sebanyak 91 orang yang dites. Bersyukur semua hasil menunjukkan non reaktif atau negatif.
Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Manado Stenly Suwuh mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan rapid test massal bagi seluruh pengunjung pasar tersebut. Langkah itu diambil menyusul adanya peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang berasal dari lingkungan Pasar Pinasungkulan Karombasan.
"Sejauh ini yang terkonfirmasi positif ada tiga orang. Makanya sekarang ada sebutan klaster Pinasungkulan," papar Suwuh.
Diakuinya jika saat ini protokol pencegahan dilakukan secara ketat. "Setiap masyarakat yang datang membeli termasuk juga pedagang yang berjualan di setiap pasar tradisional di Manado wajib mengikuti protap yang diberlakukan," ujarnya.
Menurut Suwuh, pihaknya kembali melakukan pengawasan dengan sosialisasi intensif. Petugas bahkan telah sering meminta pembeli dan pedagang untuk memakai masker.
"Kami akan membuat surat edaran bagi pedagang yang tidak pakai masker akan dipulangkan ketika masuk area Pasar Pinasungkulan," tegas Suwuh.
Menurut dia, itu merupakan kewajiban untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19. Tujuannya untuk menghindari penyebaran penyakit bagi warga.
"Hal ini guna mendeteksi cepat atau screening awal mereka yang beraktifitas di tempat transaksi jual-beli tersebut. Ini penting dilakukan dan masyarakat diharapkan dapat memahaminya," tambah Suwuh.
Pemeriksaan ini, bakal ikut menyeluruh dilakukan di semua pasar tradisional di Manado dalam waktu dekat guna mencermati penyebaran wabah. Agenda ini juga dibenarkan salah staf PD Pasar Manado Iwan Moniaga.
"Benar, terjadwal kan begitu tapi selang dua hari ini dimulai di Pasar Pinasungkulan Karombasan," ujarnya. (devy kumaat)












































Komentar