Foto: Amir Liputo
Sorot Manado Mulai Ramai, Deprov Usul Swab Tes Massal
Manado, MS
Perkembangan kasus Covid-19 di Sulawesi Utara (Sulut) stagnan. Dalam kurun lima hari terakhir, kasus positif berada di angka 45 kasus. Sebanyak 24 pasien dirawat, 17 sembuh dan 4 meninggal.
Pun begitu, angin segar bagi warga bumi Nyiur Melambai itu, mulai berdampak pada berkurangnya kewaspadaan warga. Utamanya di Kota Manado. Jalanan di ibukota Provinsi Sulut kini mulai ramai.
Pemberlakuan social distancing nampak mulai diabaikan. Sikap enteng warga itu tuai sorotan legislator Sulut. "Berdiam diri ini bukan karena keinginan pemerintah untuk menghambat aktivitas warga. Tapi itu semua semata-mata demi keselamatan masyarakat. Tapi, sekarang Manado sudah ramai dan mulai macet," sembur Anggota Komisi III DPRD Sulut, Amir Liputo, Selasa (5/5) kemarin.
Ia pun mengkhawatirkan kondisi yang terjadi di Manado saat ini. “Bagaimana kalau ada yang sudah terpapar Covid-19 kemudian berkeliaran kesana kemari. Itu tentu sangat rawan menyebabkan orang lain tertular,” paparnya lagi.
Politisi PKS itu mendesak pemerintah untuk bertindak. Amir mengusulkan agar dilakukan pemeriksaan atau swab tes massal terhadap warga Manado. “Kan kita sudah punya laboratorium sendiri. Jaqdi sebaiknya dilakukan saja pemeriksaan massal,” usulnya.
Tak hanya itu Amir juga menganjurkan agar warga Manado untuk tetap tinggal di rumah agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona. "Kita harus gotong royong. Selain ada bantuan pemerintah, sebaiknya kita harus saling membantu. Yang mampu membantu yang tidak mampu. Atau dibuatkan dapur umum untuk masyarakat," imbuhnya. (arfin tompodung)












































Komentar