Foto: Gubernur menjadi Irup dan berkesempatan menaiki Jeep pada upacara Peringatan Harhubnas 2018.
Kisruh di Bandara Berhasil Diredam
Dishub Simulasikan Pengamanan Bandara di Puncak Harhubnas 2018
Laporan : Sonny DINAR
Perselisihan antara calon penumpang dan petugas bandara rentan terjadi. Tak terkecuali di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Potensi itu memantik gerak preventif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). Upaya mengamankan cekcok calon penumpang dan petugas salah satunya dilakukan melalui simulasi pengamanan bandara. Aksi ini jadi tontonan menarik di acara puncak peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2018 tingkat Provinsi Sulut yang dipusatkan di lapangan GOR Wolter Monginsidi, Senin (17/9) kemarin.
Simulasi memperagakan adanya adu mulut hingga kontak fisik terjadi antara calon penumpang dengan petugas AVSEC Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Calon penumpang yang merupakan satu keluarga ini tidak terima lantaran keterlambatan Check-In. Cek-cok mulut pun terjadi. Keluarga calon penumpang rupanya tidak terima akan keterlambatan mereka. Aksi dorong yang kasar kepada petugas terjadi. Terlihat petugas AVSEC tampak mencoba menenangkan calon penumpang tersebut. Akhirnya, kontak fisik tidak dapat dihindari karena penumpang memaksa menerobos masuk kedalam bandara.
Namun rupanya, petugas AVSEC ternyata selain dilatih kesabaran, mereka memiliki ketrampilan bela diri. Aksi makin menegangkan terjadi. Pemukulan bahkan ada calon penumpang mencoba menyerang petugas dengan senjata tajam, mampu ditangkis oleh petugas. Keluarga calon penumpang akhirnya kewalahan dan menyerah. AVSEV Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado ini diketahui binaan dari Kepala Dinas Perhubungan Daerah Provinsi DR Lynda Watania.
Simulasi pengamanan bandara ini dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sulut, yang diperankan sejumlah petugas AVSEC Bandara Sam Ratulangi Manado. Acara yang bertemakan, Guyub Rukun Bangun Bangsa, diawali upacara yang diikuti oleh unsur TNI, Polri dan ASN Dinas Perhubungan serta pejabat di lingkup Pemprov Sulut. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Olly Dondokambey, dalam kesempatannya Gubernur Olly menyampaikan teks sambutan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi.
Dikatakan Gubernur, peringatan Harhubnas memiliki dua sisi manfaat yang tidak dapat dipisahkan yakni terbentuknya jiwa korsa dan kebersamaan seluruh anggota keluarga besar di sektor perhubungan serta terciptanya apresiasi positif stakeholder dan masyarakat terhadap organisasi serta insan perhubungan yang saat ini terus menerus berubah untuk menjadi labih baik dalam upaya peningkatan keselamatan dan pelayanan jasa transportasi.
Tak kalah penting juga, masih dalam sambutan Menteri Perhubungan, yang perlu menjadi refleksi dalam peringatan Harhubnas ini adalah pentingnya konsistensi pada spektrum keselamatan dan pelayanan. Dikarenakan sektor perhubungan memiliki peranan yang amat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sejalan dengan Harhubnas 2018, Gubernur Olly mengapresiasi kinerja dari Badan Perhubungan Sulut yang telah proaktif menunjang kemajuan Bumi Nyiur Melambai ke arah yang lebih baik. "Atas nama Pemerintah Sulawesi Utara sekali lagi juga kita ikut memberikan semangat kepada Dinas Perhubungan di daerah ini yang sudah membantu mempercepat proses penerbangan langsung dari negara Cina masuk langsung ke Sulut," ujar Gubernur.
Dalam kesempatan itu juga diserahkan penganugerahan satya lencana karya satya kepada pegawai negeri sipil atas darma bakti dalam pengabdian kepada negara selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun oleh Gubernur Olly. (***)












































Komentar