Bursa Cakada Minut Memanas, Figur Birokrat Menguat


Airmadidi, MS

Suhu politik di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali memanas pasca penyelenggaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Kini perhatian publik beralih ke ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dijadwalkan dihelat serentak tahun 2020 mendatang. Teranyar, sederet nama kandidat yang digadang maju bertarung mulai ramai dibicarakan. Menariknya, figur dari kalangan birokrat ikut meramaikan bursa calon kepala daerah (cakada). Diantaranya Asisten I Pemkab Minut Rivino Dondokambey, Kepala Pertanahan Minut Sammy Dondokambey, dan sejumlah nama birokrat lainnya.

Pengamat politik dan pemerintahan Taufik Tumbelaka, berpendapat bahwa dalam fenomena Pilkada di Minut, nama-nama dari unsur birokrat akan memiliki harga tawar yang menarik. “Pastinya sejumlah nama-nama birokrat ini akan menambah ramai bursa Cabup dan Cawabup Minut. Pilkada seringkali menjadi barometer dalam hal pertarungan, cost politic di Minut sering tinggi, kondisi ini yang paling ditunggu siapa saja calon yang mumpuni yang akan ikut bertarung,” beber Tumbelaka saat dijumpai di kantor Bupati Minut, Senin (6/5) kemarin.

Perhelatan Pilkada Minut yang akan digelar serentak tahun 2020 memang menjadi agenda yang ditunggu-tunggu pasca Pemilu yang sudah dilewati. Di sisi lain, perolehan suara partai politik (parpol) menarik disimak, utamanya dalam membentuk peta koalisi untuk pengusulan calon kepala daerah. Sejumlah Parpol juga masih belum mau gegabah dalam pengusungan. Tapi dalam realitas beberapa nama sudah masuk dalam bidikan.

Parpol sekelas PDIP masih akan membuat mekanisme survey dan penjaringan calon. Meski diketahui PDIP yang memiliki 9 kursi di DPRD Minut otomatis bisa mengusung calon tanpa berkoalisi.

“Kita sudah ketahui bersama PDIP dalam melakukan pengusungan calon kepala daerah melalui mekanisme penjaringan, artinya nama-nama yang dianggap memiliki kualitas akan diajak masuk melalui mekanisme survey partai, kemudian setelah mengikuti proses seleksi, siapa calon yang diusung akan ditentukan DPP,” tutur Denny Lolong, Ketua DPC PDIP Minut.

Sementara itu, Partai Demokrat mengaku sudah mulai membicarakan hal ini. Ketua DPC Partai Demokrat Minut Stendy Rondonuwu mengatakan, pihaknya pada dasarnya masih wait and see. Artinya masih melihat sejumlah calon potensial untuk diusung.

“Memang kami dengan perolehan 4 kursi di DPRD Minut, tinggal mencari partai koalisi untuk menggenapi sampai 6 kursi, untuk pengusungan calon kepala daerah. Beberapa nama sudah masuk dalam radar Demokrat, tapi karena masih terikat dengan pengurus partai lain, tentunya hal ini perli dikomunikasikan lagi. Prinsipnya saat ini kami masih menyusun strategi dalam menghadapi Pilkada 2020 ini,” ungkap Rondonuwu, belum lama ini. (risky adrian)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting