Warga Tidak Kaget SWM Ditangkap KPK


Melonguane, MS

Suasana Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud di Kompleks Perkantoran Pemkab Talaud, Selasa (30/4) siang, nampak lengang, hanya beberapa ASN saja yang ada di dalam ruangan.

Sebelum aksi KPK yang menangkap Bupati Sri Wahyuni Manalip (SWM), biasanya ada beberapa ASN berada di area kantor Bupati dan selasar.

Tidak banyak bicara dan terkesan diam, jika orang yang datang bukan sejawat atau rekan kerjanya. “Banyak yang diam dan tidak semangat bicara,” jelas Jian Kroma, seorang tamu yang hendak berjumpa satu pejabat di sana.

 

Sementara itu, beberapa kantor yang berhubungan dengan masyarakat, tidak melakukan ‘transaksi’ apa pun jika pengurusan surat-surat, “Sekarang colling down dulu,” ujar satu petugas di kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah, satu instansi yang biasa mengurusi transaksi keuangan.

Hal serupa juga terjadi di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), di tempat ini suasana pelayanan masih seperti biasa, namun petugasnya terkesan pendiam dan terlihat melayani dengan baik dan sopan.

 

TIDAK KAGET

Sejumlah masyarakat dan bahkan tokoh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud mengaku tidak kaget kalau Bupati SWM ditangkap KPK, pada Selasa siang. Mereka sudah mengaku merasakan banyak aroma pelanggaran hukum di Kabupaten Talaud.

“Tidak kaget kalau memang KPK menangkap Ibu Bupati, karena di sini banyak yang menjadi penyebabnya,” ujar satu tokoh masyarakat Talaud, sambil meminta namanya jangan dulu disebut karena penangkapan SWM belum ada terkonfirmasi valid dari KPK.

Menurut sumber, sejumlah proyek prasarana jalan dan saluran, dikerjakan oleh mereka yang bukan ahlinya, “Kebanyakan yang minta proyek preman berbalut LSM dan ini menyebabkan pejabat di sini mencari peluang ‘tambahan’,” jelasnya. (tim ms)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting