Jawab Mimpi Warga Sitaro, Wagub Kandouw Lepas Penerbangan Perdana SAM Air Manado-Siau
Manado, MS
Asa masyarakat Sitaro untuk menggunakan transportasi udara, terjawab. Rute penerbangan dari Manado-Sitaro telah dibuka.

Itu ditandai dengan penerbangan perdana SAM Air Manado-Siau, yang dibuka Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Steven Kandouw, di Bandara Sam Ratulangi, Senin (19/2/2024).

Terobosan yang sangat bermanfaat bagi warga di negeri 47 pulau itu, disaksikan Kepala Otoritas Bandara Wilayah VIII Ambar Suryoko, Plt Bupati Sitaro Joy Oroh, serta dari Kementerian Perhubungan dan pihak SAM Air.

Dalam sambutannya, Wagub Kandouw mengatakan, hari ini menjadi suatu sejarah baru, karena penerbangan moda transportasi udara ke Sitaro tersebut telah menjadi mimpi sejak lama.

“Hari ini kita laksanakan. Mungkin terlihat seremonial. Tapi ini merupakan loncatan besar demi kesejahteraan masyarakat di daerah terluar terpencil khususnya di Provinsi Sulut,” ungkapnya.
.jpeg)
Lanjut Wagub, hal itu menjadi bukti negara hadir dan memberikan perhatian yang sama terhadap penduduknya, baik yang berada di Jawa dan di luar Jawa. Bahkan di daerah perbatasan, sama treatmentnya.

“Atas nama Pak Gubernur, Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Ambar dan semua stackholder yang terlibat atas terealisasinya jalur penerbangan ini,” ujar Kandouw.
.jpeg)
Sebab lanjut Wagub, mode penerbangan ini tak akan terwujud bila hanya ditangani pemerintah daerah dan pemerintah. Karena prosesnya panjang, mulai dari pembebasan lahan, pembangunan sampai dengan izin penerbangan.

“Tapi dimana ada usaha disitu ada jalan. Itu kita buktikan secara bersama-sama. Mudah-mudahan ini berlangsung terus pak GM. Karena penerbangan perintis sangat perlu. Saya lihat ini telah menjadi kebutuhan masyarakat,” bebernya.
“Untuk pulang-bale masyarakat akan pilih naik pesawat ketimbang kapal cepat. Mudah-mudahan langkah yang dilakukan ini akan dikenang masyarakat Sulut dan Sitaro secara khusus,” sambung Kandouw.
.jpeg)
Implementasi itu disebut dapat terwujud karena ada kolaborasi dari semua stackholder. Yakni pemerintah provinsi, kabupaten, pusat dan instansi vertikal.
.jpeg)
“Kalau kita bekerja bersama-sama punya visi sama yang merasakan efeknya masyarakat. Saya mengucapkan 10 jempol untuk kementerian perhubungan,” tandasnya.(AR)











































Komentar