Foto: Lolly Suhenty
Bawaslu Buka Ruang Kritik dan Masukkan
Manado, MS
Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) secara gamblang membuka pintu untuk masukan bahkan kritikan. Pernyataan itu disampaikan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Lolly Suhenty SSos, I, MH, saat Kunker di Sulut, Minggu (19/2).
Suhenty mengatakan, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, ia bertanggung jawab menerima semua masukkan yang disampaikan kepada Bawaslu guna kesuksesan pelaksanaan tahapan pemilu. Bahkan, Bawaslu siap menerima kritikan.
“Jika punya gagasan bahkan kritik, jangan sungkan untuk disampaikan ke Bawaslu,” ujar Suhenty.
Dia berujar, selama ini terus mewanti-wanti jajaran Bawaslu agar membuka diri terhadap hal-hal yang dapat membuat kinerja Bawaslu semakin baik. Menariknya, ia pun mengingatkan agar jajaran Bawaslu memiliki mental yang kuat menghadapi kritik dan kesigapan dalam bertindak.
“Jikalau jadi penyelenggara pemilu, tak boleh baperan, tipis telinga. Harus punya kesigapan mendengar apa yang jadi aspirasi, kuatkan mental, dengarkan kritik dan kesigapan bertindak untuk memastikan kita berjalan sesuai regulasi. Jadi silakan kritik Bawaslu,” ucapnya.
Sementara itu, Suhenty mencontohkan kasus yang ramai diperbincangkan terkait KPU dalam hal verifikasi. Menurutnya, hal tersebut tak perlu terjadi ketika ruang komunikasi terbuka.
“Ruang komunikasi ini penting. Sebab kita tahu dalam undang-undang keterbukaan informasi ada hal yang dikecualikan. Tetapi sepanjang informasi itu milik publik, maka lembaga publik harus berikan informasi secara terbuka. Kegaduhan, keriuhan yang terjadi salah satunya dari informasi yang tak terkomunikasikan dengan baik,” pungkasnya. (harjunata kalalo)











































Komentar