Lanal Tahuna Bantu Evakuasi Melalui Jalur Laut
Jumlah Pengungsi Erupsi Karangetang Bertambah 137
Laporan : Haman Palandung
REKOMENDASI Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pos Pemantau Gunung Api Karangetang untuk segera mengevakuasi warga yang masih bermukim di dekat area guguran lava panas, direspon Pemerintah Kabupaten Sitaro. Sebanyak 137 warga dari Kampung Batubulan dan Kampung Beba telah diungsikan ke tempat yang aman.
Proses evakuasi dibantu oleh Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tahuna dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui jalur laut. Informasi yang diperoleh harian ini, ke-137 warga yang terdiri dari 72 laki-laki dan 65 perempuan itu telah ditempatkan di Selter Perum Paseng yang terletak di Kecamatan Siau Barat.
Alhasil, total warga yang dievakuasi akibat bencana erupsi Karangetang telah mencapai 248 orang. Angka itu berpotensi bertambah. Itu menyusul aktivitas Karangetang masih tinggi. Apalagi, guguran lahar telah mendekati pemukiman warga, menutup ruas jalan serta telah mencapai bibir pantai.
Informasi itu dibenarkan Komandan Lanal (Danlanal) Tahuna, Kolonel Laut (P) Donny Aribowo. Tim siaga Lanal bersama Basarnas disebut telah mengevakuasi 24 warga dari Kampung Batubulan. Proses evakuasi dilakukan lewat jalur laut, karena guguran lava telah melewati jembatan Kali Malebuhe dan Jembatan Batuare. Sehingga akses menuju Kampung Batubulan atau sebaliknya tidak bisa lagi dilalui oleh kendaraan bermotor. “Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan sea reader dan speedbout. Tim siaga sudah bergerak sejak hari senin (4/2) malam,” ujarnya.
Lanjut Aribowo, puluhan prajurit telah disiagakan lengkap dengan peralatan evakuasi. Tim siaga itu sudah dibentuk guna mengantisipasi terjadinya bencana alam. Sehingga ketika ada laporan bencana tim telah langsung bergerak menuju ke lokasi bencana.
“Tim siaga bencana memang telah disiapkan untuk memberikan pertolongan kepada warga yang membutuhkan. Karena di wilayah kerja Lanal Tahuna, ada kecenderungan soal potensi bencana seperti, abrasi, banjir, gunung meletus dan tanah longsor,” terang Danlanal.
Ia pun mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap ancaman bencana, utamanya dari letusan Gunung Karangetang. “Yang pasti, tim siaga akan selalu siap setiap saat untuk memberikan bantuan kepada warga. Baik prajurit yang ada di Posal Sitaro maupun di Mako Lanal,” tandas Aribowo.
Sementara, Bupati Sitaro, Evangelian Sasingen SE, terus memantapkan proses penanganan terhadap dampak bencana erupsi Gunung Karangetang. Kamis (7/2) kemarin, Sasingen didampingi Wakil Bupati Drs John Palandung MSi, memimpin rapat kerja pemantapan tugas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk penanganan korban bencana di aula Kantor Bupati, Ondong Siau.
”Kita harus peka terhadap kondisi dan keadaan Sitaro saat ini. Saya minta semua untuk meningkatkan koordinasi sekaligus melakukan kerja ekstra demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat kita yang kini berada di lokasi pengungsian. Utamanya menyangkut segala kebutuhan dan keperluan warga,” lugasnya.
“Untuk warga yang dievakuasi akan ditampung di Selter Perum Paseng, Kecamatan Siau Barat. Saya minta persediaan bahan natura dan kebutuhan pengungsi lainnya bisa tersalur dan terdistribusi dengan baik,” tandasnya.
Seluruh pihak yang berperan dan terlibat dalam penanganan erupsi Gunung Karangetang juga diharapkan untuk terus menjaga kekompakan dan sinergitas. "Mari kita terus perkuat kekompakan. Koordinasi lebih ditingkatkan lagi, agar komunikasi dan garis komando tetap jalan,” tambah Wabup Palandung.
“Supaya proses penanganan terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana letusan Karangetang bisa berjalan dengan baik,” pungkas mantan pejabat Bupati Sangihe dan Penjabat Walikota Bitung itu.
Diketahui, awalnya ada 111 warga Desa Batubulan yang dievakuasi. Sebanyak 57 ditampung di Kantor Desa Batubulan, dan 43 warga lainnya berada di Gereja GMIST Nazareth Niambangen. Sedangkan 11 lainnya, memilih tinggal di rumah kerabatnya yang jauh dari lokasi guguran lava panas Gunung Karangetang.*












































Komentar