Nyaris Tewas, Siswa SMP di Langowan Diduga Diculik, Dianiaya Hingga Dicekoki Komix dan Miras


Langowan, MS
Kasus kriminal yang dilakoni siswa pelajar kembali menghebohkan publik Sulawesi Utara (Sulut). Kali ini terjadi di wilayah Langowan.

Lima pelajar melakukan penganiayaan sadis terhadap seorang siswa SMP berinisial IM (12).
Korban dianiaya dengan brutal di dua lokasi berbeda, kemudian dipaksa meneguk minuman keras (miras) dicampur obat-obatan yang membuatnya sekarat.

Polisi telah menangkap lima pelaku yang terlibat. Masing-masing berinisial JM (13), RM (13), VY (16), AT (15), NB (15). Tiga pelaku diketahui adalah siswa SMA dan dua lainnya siswa pelajar SMP. Mereka ditangkap Tim Resmob Polres Minahasa pada Sabtu (13/8).

Informasi yang dirangkum Media Sulut, peristiwa penganiyaaan terjadi Jumat (12/8) siang. Kronologi peristiwa berawal saat korban bersama seorang teman pelajar disuruh guru mereka menjahit taplak meja untuk dipakai lomba kelas di Desa Kayuran Bawah, Kecamatan Langowan Selatan.

Setelah tugas mereka selesai, keduanya pun hendak pulang. Teman korban pulang duluan menggunakan ojek dan korban pun menunggu ojek lainnya.

Kemudian datang dua pelaku menghampiri korban. Tanpa alasan yang jelas, korban dianiaya oleh dua pelaku. Salah satu pelaku memukul kepala bagian belakang korban dengan bambu sehingga membuat korban pingsan.

Aksi penganiayaan tak berhenti di situ. Korban yang tak sadarkan diri dibawa dua pelaku menggunakan sepeda motor. Korban diapit di tengah menuju kompleks Pekuburan Cina di Desa Amongena 2, Kecamatan Langowan Timur. Ternyata tiga pelaku lainnya sudah menunggu di sana.

Di lokasi pekuburan itu, korban yang baru saja sadar kembali mengalami penganiayaan fisik dengan cara dipukul dan ditendang oleh para pelaku. Tak puas dengan kekerasan, lima pelaku secara paksa mencekoki korban dengan obat batuk cair kemasan (komix) sebanyak 30 saset, 3 pil berwarna kuning yang belum diketahui jenisnya, dan minuman keras jenis cap tikus.

Saat itu tangan dan kaki korban ditahan oleh empat pelaku, dan satu pelaku lainnya memaksa membuka mulut korban kemudian memasukkan komix dan obat ke mulut korban. Kemudian korban juga dicekoki dengan minuman keras jenis cap tikus.

Ketika melihat korban sudah tak sadarkan diri, pelaku kembali membawa korban ke arah desa Kaayuran dan meninggalkan korban dalam keadaan tak sadarkan diri. Uang korban yg merupakan uang kelas juga dirampas para pelaku.

Korban ditemukan warga kemudian diamankan ke rumah salah satu aparat desa di Kaayuran. Warga langsung menghubungi pihak keluarga, dan korban langsung dibawa ke RS Budi Setia Langowan untuk mendapat perawatan medis.

“Lima orang pelaku sudah kami tangkap dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan,” kata Kapolres Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa.

Motif penganiayaan yang dilakukan lima pelaku belum diketahui. Polisi hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan untuk menggali informasi terkait kasus ini.

“Masih dalam pemeriksaan,” tandas Kapolres.(jackson kewas)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors


Mail Hosting