Kebijakan Anies Dinilai Aneh dan Buat Masyarakat Pusing


Jakarta, MS

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengeluarkan kebijakan yang dipandang aneh. Setelah sebelumnya pernah mengganti beberapa nama jalan, kini mengganti nama rumah sakit menjadi rumah sehat. Hal ini pun mendapat kritik tajam dari elemen masyarakat.

Salah satu elemen masyarakat yang mengkritik kebijakan Anies untuk merubah nama Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat adalah Barisan Cinta Puan. Bagi mereka, kebijakan ini adalah kebijakan yang pro pada masyarakat tetapi hanya untuk pencitraaan politik saja, kata Ketua Umum BCP Rr. Irene Indrawati ST MM

Tambahnya, pada saat Anies mengeluarkan kebijakan penggantian nama jalan sudah buat masyarakat ribet. Hal itu karena harus merubah alamat di KTP, SIM, BPKB, BPJS bahkan Surat Sertifikat Rumah atau data-data yang lainnya ditambah lagi ini perubahan nama Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat.

Setelah dirubah secara otomatis akan ada penambahan beban anggaran untuk mengganti seluruh papan nama yang sudah terpasang di rumah sakit umum daerah, merubah kop surat rumah sakit, merubah perangkat-perangkat yang lain. Kebijakan ini dinilai jelas-jelas pemborosan anggaran.

"Dalam hal ini saya meminta kepada Ketua DPRD DKI Jakarta yang mempunyai kewenangan untuk segera memanggil Anies dan meminta dengar pendapat yang terbuka secara publik agar masyarakat tahu apa tujuan dari Anies mengganti nama Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat dan juga meminta kepada BPK, BPKP, Kejaksaan maupun KPK untuk melakukan audit serta pemeriksaan terhadap Anies, jangan kebijakan-kebijakan yang ada hanya dijadikan alat komoditi politik kelompoknya Anies untuk menjadi cawapres, di tahun 2024," tegasnya. (yaziin Solichin)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors


Mail Hosting