Foto: Kegiatan sosialisasi kebangsaan Johny Panambunan
Gelar Sosialisasi Kebangsaan, Panambunan Dorong Semangat Nasionalisme
Manado, MS
Spirit kebangsaan ‘dibakar’ Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) Johny Panambunan. Dirinya menilai pentingnya menumbuh kembangkan kembali semangat Nasionalisme dan cinta tanah air. Upaya ini untuk meningkatkan wawasan kebangsaan kepada masyarakat secara konsisten.
Materi tersebut disampaikan Panambunan saat menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Kelurahan Airmadidi Atas yang dihadiri sejumlah masyarakat dan pemerintah setempat.
Wakil rakyat khususnya daerah pemilihan Minahasa Utara dan Kota Bitung, dirinya memiliki kewajiban dan tanggung jawab moral untuk terus mengingatkan masyarakat agar selalu mengingatkan dan memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan. Ini diyakini menjadi salah satu cara efektif untuk menangkal berbagai ancaman yang muncul seperti paham ideologi radikalisme yang bertentangan dengan ideologi negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Sebagai anggota DPRD merupakan kewajiban dan tanggung jawab kami, bahkan juga tanggung jawab kita bersama untuk saling mengingatkan tentang semangat nasionalisme, dan cinta tanah air melalui wawasan kebangsaan dimana didalamnya ada Pancasila, UUD Tahun 1945, Bhineka Tinggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," terang politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini.
Sementara, dalam pemaparan Eugenius Paransi SH MH yang menjadi narasumber dalam kegiatan Sosbang tersebut menegaskan, dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila menjadi sangat penting bahkan menjadi roh dalam kehidupan bernegara ditengah berbagai kemajemukan yang ada.
"Pancasila sangat penting sebagai dasar dan ideologi negara kita. Pancasila sebagai fundamental negara yang merupakan cita hukum NKRI yang dijabarkan dan dirumuskan dalam pasal – pasal batang tubuh UUD 1945," terang dosen tetap Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi ini.
Paransi juga mengingatkan seluruh masyarakat agar jangan pernah melupakan sejarah yang telah diperjuangkan para founding fathers bagi NKRI. Khususnya dalam membentuk dan melahirkan Pancasila.
Dikatakannya, dengan adanya pengaruh globalisasi dunia
dengan kemajuan teknologi dan budaya merupakan salah satu faktor yang
mempengaruhi wawasan kebangsaan warga Indonesia. Ini baginya, harus dijaga
bersama. Jangan sampai dengan kemajuan teknologi dunia terutama pengaruh
globalisasi, bisa mempengaruhi wawasan sebagai bangsa Indonesia. "Apalagi
saat ini banyak berkembang sekuralisme tidak percaya adanya Tuhan jangan sampai
merusak generasi kita. Ini yang harus kita kembalikan dengan memperkuat wawasan
kebangsaan, dan itu menjadi tanggung jawab kita bersama termasuk anggota DPRD
Sulut, ” terang Paransi. (arfin tompodung)














































Komentar