Tomohon Kota Layak Anak, Caroll-Wenny Tepati Janji


TANGAN dingin Caroll JA Senduk dan Wenny Lumentut mulai terbukti. Pengakuan dan prestasi terus diperoleh Kota Tomohon. Pemerintah dan masyarakat Kota Religius bangga.

Terbaru, klaim sebagai Kota Layak Anak (KLA) berhasil digenggam. Menguatkan pengakuan nasional itu, piagam dan piala KLA, meluncur ke Kota Bunga.

Apresiasi itu diserahkan langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (P3A RI), Bintang Puspayoga kepada Walikota Tomohon Caroll JA Senduk SH, pada Selasa (19/10).

Penghargaan diberikan atas komitmen Pemkot Tomohon dalam menunjang program PPA. Itu meliputi peningkatan anggaran dari tahun ke tahun sejak terbentuk tahun 2017 hingga 2021. Selain itu, pemberdayaan perempuan yang terlibat dalam politik di Tomohon sekira 40 persen. Sebut saja keterwakilan gender yaitu 8 perempuan dari 20 jumlah Anggota DPRD Kota Tomohon. Pun begitu dalam pemerintahan. Ada 12 srikandi dari 37 Pejabat Eselon II yang berkarya di birokrasi Kota Pendidikan.

Kota Tomohon sudah 3 kali menerima penghargaan KLA Kategori Pratama yakni tahun 2018, 2019 dan 2021.

“Semua ini boleh dicapai berkat kerjasama torang samua. Oleh karena itu, mari torang lebe solid agar supaya akan ada penghargaan yang lebih yang boleh torang terima nanti terutama untuk generasi penerus. Paling penting, anak- anak kita yang terjamin keamanan dan keselamatannya, karena memang aman dan nyaman tinggal di Kota Tomohon,” ungkap Walikota Caroll didampingi Wawali Wenny.

Lanjut Walikota, pencapaian ini juga berkat sinergitas program yang baik antara Kementerian P3A RI, Dinas PPA Provinsi Sulut dan Pemkot Tomohon melalui Dinas PPA yang ditopang dengan partisipasi masyarakat yang sangat baik. “Pencapaian ini karena kerja keras kita bersama. Ini untuk seluruh masyarakat Tomohon,” lugas Walikota.

Pengamat pemerintahan dan hukum Kota Tomohon Rolly WD Toreh SH, mengapresiasi capaian membanggakan yang diperoleh Kota Tomohon. Bagi dia, ini menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap anak-anak di Kota Tomohon. “Tentu sebagai masyarakat bangga atas capaian ini. Ini jadi bukti anak-anak di Tomohon mendapat atensi besar dari pemerintah,” ujarnya.

Ke depan, Rolly berharap, komitmen melindungi anak dari kekerasan fisik dan mental harus terus ditingkatkan. Artinya, anak-anak tetap merasakan kenyamanan dan kedamaian tinggal di Kota Tomohon yang adalah Kota Religius, Kota Pendidikan dan rumah besar kerukunan. “Salud dan bangga untuk Pak Walikota dan Wawali bersama jajaran pemerintah yang terus menepati janjinya bagi masyarakat. Prestasi ini menjadi bukti akan keberpihakan CS-WL bagi masyarakat khususnya anak-anak,” kuncinya.

Diketahui, kunjungan Menteri P3A RI di Kota Tomohon, disambut Walikota, Wawali, Ketua TP-PKK drg Jeand’arc Senduk-Karundeng dan Sekretaris TP-PKK Eleonora Lumentut-Sangi. Saat berada di Tomohon, Menteri Puspayoga didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Sulut Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan dan Sekertaris TP-PKK yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Sulawesi Utara dr Kartika Devi Tanos MARS.(victor rempas)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors