Tomohon Kota Peduli HAM 2018


SETELAH menggenggam predikat kota paling toleran di Indonesia, Tomohon kembali diganjar penghargaan. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) menetapkan Kota Tangguh sebagai Kota Peduli HAM tahun 2018.

Wujud apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat di dataran sejuk kaki Gunung Lokon ini diserahkan Menkum dan HAM, Yassona Laoli kepada Walikota Jimmy Feidie Eman SE Ak (JFE) di Kantor Kemenkum dan HAM Republik Indonesia (RI), Selasa (11/12).

"Penghargaan ini merupakan bukti bahwa Pemkot Tomohon  merupakan salah satu daerah yang memenuhi standar dalam bidang hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak perempuan dan anak, hak atas kependudukan dan lainnya,” ungkap Walikota JFE.

Ia pun mengakui, untuk pelayanan kesehatan pemerintah berusaha memberikan akses yang lebih baik. Begitu juga untuk sektor pendidikan juga terus ditingkatkan. “Ini bertujuan agar tercipta Tomohon yang lebih baik,” lugas Tokoh Kerukunan di Indonesia itu.

Pemberian penghargaan ini, kata walikota dua periode ini, merupakan hasil dari kerjasama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat yang saling mendukung dalam mewujudkan Kota Tomohon yang peduli terhadap HAM.  “Apresiasi dari pemerintah pusat ini diharapkan menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik lagi," tandas JFE.

Penyerahan penghargaan Kota Peduli HAM turut disaksikan Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla yang juga menyerahkan secara simbolis penghargaan daerah peduli HAM kepada gubernur yang menerima penghargaan tersebut. Selain itu, hadir Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA), gubernur, walikota dan bupati se-Indonesia sebagai penerima penghargaan.(victor rempas)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting