Gegara Corona, Mulok Anti Korupsi Mitra ‘Batal’
Ratahan, MS
Lonjakan kasus Corona Virus Disease-2019 (Covid-19),
seakan tak ada habisnya. Gegara virus asal Wuhan China itu, kurikulum mata
pelajaran Muatan Lokal (Mulok), Anti Korupsi, di Minahasa Tenggara (Mitra),
harus ‘dibatalkan’. Ancang-ancang penerapannya di tahun ajaran 2021-2022 pun,
pupus. Interaksi siswa dalam literasi dimaksud jadi penyebab.
Mulok Anti Korupsi yang digadang-gadang pihak Dinas Pendidikan Mitra sebenarnya sudah akan diterapkan pada tahun ajaran berjalan ini. Namun, lonjakan Virus Corona (sebutan Covid-19) sejak pertengahan semester pertama tahun 2021, turut mempengaruhi penerapan pendidikan yang sudah direkomendasikan oleh pihak Komisi Anti Korupsi (KPK) itu.

“Sebenarnya, kita sudah akan menerapkan Mulok Anti
Korupsi. Sebab pihak KPK pun sudah merekomendasikan dan tinggal finishing
saja,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Ascke Benu melalui Kepala Bidang
Pendidikan Dasar, Laorens Mannopo.
Pembelajaran bagi siswa Sekolah Dasar dan Menengah
Pertama (SD dan SMP) itu, harus dibatalkan pada tahun ajaran berjalan ini.
“Rencananya ‘kan tahun ajaran ini (2021-2022, red). Namun karena adanya
lonjakan kasus Virus Corona selanjutnya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan
Masyarakat, red), jadinya ini ditunda,” ucapnya.
Menurut dia, pelaksanaan pembelajaran Mulok Anti Korupsi
akan erat kaitannya dengan interaksi dalam literasi siswa. “Artinya, ada
sejumlah pembelajaran tanya jawab langsung antar siswa, guru bahkan dengan
masyarakat luas. Nah, dalam PPKM sekarang ini, akan sangat susah tentunya,”
tuturnya.
Sementara, pembatalan pelaksanaan dikarenakan PPKM itu
dikatakan Laorens, ada sisi positifnya meski harus menunda realisasi
pembelajarannya pada tahun ini. “Sisi positifnya, kita akan bisa mempersiapkan
segala sesuatu untuk penerapannya pada tahun depan atau tahun ajaran yang baru.
Baik dari penyusunan kurikulum dan persiapan-persiapan lainnya untuk lebih
mematangkan Mulok tersebut,” pungkasnya. (recky korompis)













































Komentar