Foto: Sejumlah rumah warga Desa Tumaluntung Satu rusak diterjang angin puting beliung
Puting Beliung Hantam Tumaluntung Satu, 26 Rumah Rusak Parah
Amurang, MS
Serentetan kejadian bencana
alam menyengat sejumlah daerah di Sulawesi Utara. Kali ini, bencana alam
menghantam rumah warga di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Sebanyak 26
rumah warga Desa Tumaluntung Kecamatan Tareran, rusak di hantam angin puting beliung,
Kamis (26/6) kemarin. Untung saja, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban
jiwa meski kerugian material hingga ratusan juta, harus dialami warga pemilik.
Informasi dihimpun, sebelum
kejadian, hujan sempat mengguyur daerah setempat. Namun saat hujan reda sekira
pukul 14.00 Wita, tiupan angin puting beliung terlihat langsung menghantam
sejumlah rumah warga sekira 15 menit lamanya.
Hasilnya, warga hanya bisa
menyaksikan terjangan angin puting beliung dengan cemas sambil mencari tempat
berlindung untuk menghindari sejumlah material yang berterbangan. “Tentu saja
kami khawatir saat kejadian sekaligus mencari tempat perlindungan. Namun masih
berjaga-jaga jangan sampai angin puting beliung yang sudah berhenti kembali
datang,” ujar Jendri Mandey dan sejumlah warga. “Kerugian saya atas kejadian
ini saya perkirakan kurang lebih 200-an juta,” sambung warga lainnya.
Sementara Hukum Tua (Kumtua)
Desa Tumaluntung Satu, Yenni Laode SH MH ketika dimintai keterangannya,
membenarkan adanya kejadian bencana alam angin puting beliung. “Benar.
Kejadiannya siang tadi (kemarin, red) tadi sekitar jam dua (pukul 14:00 Wita,
red),” ungkap kumtua kepada Media Sulut.
Dia mengatakan, kejadian
bencana alam puting beliung ini merusakkan puluhan rumah namun disatu sisi
disyukurinya tidak menimbulkan korban jiwa. “Kejadiannya sangat cepat,
kira-kira hanya 15 menit. Sebelum kejadian, hujan sempat turun. Namun saat
hujan berhenti, tak berselang lama angin puting beliung datang tiba-tiba dan
merusak rumah warga,” pungkas kumtua. (david masengi)













































Komentar