Sentil Kasus JAK, Laksono: Golkar Punya Sikap Tegas


Manado, MS

Nasib Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), James Arthur Kojongian (JAK) ditanggapi Ketua Dewan Pakar Partai Golongan Karya (Golkar), Agung Laksono. Petinggi Beringin di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ini memastikan, pihaknya akan punya sikap tegas dalam menyikapi persoalan tersebut.

Agung menyampaikan, semua sudah ada ketentuan-ketentuannya, sebagai pimpinan DPRD maupun lembaga perwakilan rakyat, ada hal yang boleh dilakukan dan ada yang tidak bisa dibuat. "Jadi mana yang boleh, mana yang tidak. Dan tentu saja ketika dikembalikan ke partai Golkar saya kira partai Golkar juga punya sikap yang jelas dan tegas terhadap hal tersebut," tegas Laksono, di selah kegiatan Kosgoro Partai Golkar, di Grand Kawanua Manado, Rabu (24/2).

Pihaknya sampai saat ini, masih menunggu laporan dari daerah. Namun dirinya berharap ke depan tidak terjadi lagi seperti itu.

"Bisa saja (sanksinya, red) pemberhentian, penggantian, peneguran, peneguran lisan, peneguran secara tertulis, bisa ada penggantian. Kalau itu diajukan daerah akan ada langkah langkah menjadi cerminan bahwa Golkar sebagai partai bertindak secara objektif dan berdasarkan pada moralitas yang baik," ungkap Agung.

Dengan demikian menurutnya, kehidupan politisi harus memberi contoh dan menjadi suri tauladan. "Itu juga menjadi tugas dari politisi menjadi suri tauladan," ucapnya.

Saat disinggung terkait pergantian posisi Wakil Ketua DPRD Sulut, dirinya memberi sinyal ke Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulut, Raski Mokodompit. "Kita akan melihat tahapan, kan calonnya ada di belakang saya," ucapnya seraya mengarahkan ke Raski yang ada di belakangnya. (arfin tompodung)

 


Komentar