Sekda Mitra Tuntut Tanggung Jawab Pejabat


Nada tegas menyasar para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Kinerja sepanjang tahun 2021 dinanti. Kepada mereka dituntut adanya tanggung jawab.

Gaung tersebut meletup dari Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Mitra, David Lalandos. Itu disampaikannya pasca penandatanganan Pakta Integritas (PI) dan Perjanjian Kinerja (PK) oleh Bupati James Sumendap. Tanggung jawab dan kinerja para pejabat dimintanya dalam menghadapi tahun ‘Melaju21’ yang masih harus ditapaki.

“Ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan PI dan PK yang telah dilaksanakan kemarin di hadapan bupati sekaligus sebagai penjabaran dan pelaksanaan ketentuan yang berlaku sesuai Perpres 29 Tahun 2014 tentang SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah), Permenpan 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas LAKIP (Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah),” ungkap Lalandos, di Sport Hall Kantor Bupati, Kelurahan Wawali Pasan Ratahan, Kamis (28/1) kemarin.

“Saya minta seluruh untuk sesegera mungkin ditindaklanjuti dan hal ini jangan dijadikan sekedar formalitas karena maksud pelaksanaannya merupakan janji Sesuai jabatan yang diemban dan merupakan sumpah janji harus dilaksanakan dan dilaksanakan sesuai referensi dari sumber penyusunan PK,” sambung sekda.

Di lingkungan setda dikatakannya, semua bagian wajib melaksanakan sesuai PK. Anggaran yang dialokasikan melalui program kegiatan harus dilaksanakan. “Berkaitan dengan PI, 8 poin didalamnya walau sulit tapi harus dilaksanakan dan saya berharap bisa mengimplementasikan PI dan PK yang telah ditandatangani dan dilakukan kontrol serta pengawasan tindak lanjut dari penjabaran penandatanganan PI dan PK,” katanya.

Bupati James Sumendap dalam penyampaiannya menyatakan, penandatanganan PI dan PK jangan hanya merupakan ritual yang setiap tahun dilaksanakan. “Sebaliknya untuk Kabupaten Mitra dijadikan sebagai syarat formil administrasi. Sebagai birokrat anda mengikatkan diri dengan apa yang anda kerjakan. Sumpah jabatan dan visi misi yang harus dilakukan,” ucap bupati.

Dijelaskannya, ke depan tanggung jawab melaksanakannya harus disertai dengan integritas keterkaitan dengan leadership manajerial kepemimpinan dengan menanamkan dan menerapkan profesionalisme serta kemandirian dalam bekerja.  “Dalan arti, tidak ada ketertinggalan, bergerak cepat, menjadi lincah menguasai bidang masing masing,” jelas bupati. “Dan sekarang kita berlari dalam kemandirian ‘Melaju21’” kuncinya.

Pelaksanaan penandatanganan tersebut turut dilakukan para pejabat eselon II, III dan IV di setda. (recky korompis)

 


Komentar