Persiapan Vaksinasi Covid-19, BPJS Kesehatan Manado Pastikan Pelayanan di Fasilitas Kesehatan
Manado, MS– BPJS Kesehatan Cabang Manado gandeng Dinas Kesehatan dan Fasilitas Kesehatan di Kota Manado untuk memastikan persiapan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Puskesmas Wenang Kota Manado, Selasa, (12/01).
Chandra Nurcahyo selaku Deputi Direksi Wilayah Sulutenggomalut BPJS Kesehatan mengatakan kesiapan pelayanan Puskesman Wenang disini sudah sangat baik. Harapannya nanti ketika pasien datang ke Puskesmas untuk melakukan vaksinasi Covid-19semoga dapat berjalan lancar, agar pasien dapat merasakan kepuasan dalam mendapatkan pelayanan.
“Kami dari BPJS Kesehatan memastikan kelancaran proses demi proses vaksinasi Covid-19. Vaksinasi ini diharapkan dapat memberi dampak yang sangat baik bagi masyarakat Indonesia dalam masa pandemi ini,” ungkap Chandra.
Pada kesempatan yang sama Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Manado dr. Joy Zeekon, menyampaikan pemerintah Kota Manado telah menyiapkan 39 Fasilitas Kesehatan termasuk semua rumah sakit yang ada dan 16 Puskesmas yang sudah bersedia untuk menampung penyimpanan vaksin beserta membuka pelayanan vaksinasi Covid-19. Ada 6.497 orang yang sudah dipersiapkan untuk dilakukan vaksinasi Covid-19 tahap 1 ini. Pelayanan vaksinasi Covid-19 hanya dilakukan pada hari Senin, Rabu dan Jumat tiap minggunya.
Pelayanan vaksin Covid-19 di Fasilitas Kesehatan kali ini sangatlah terbatas. Hanya melayani 20 pasien tiap harinya. Karena di fasilitas kesehatan itu bukan hanya melayani vaksinasi Covid-19 melainkan juga melayani berbagai macam diagnosa penyakit,” ujar Joy.
Pembatasan tersebut diharapkan agar tidak terganggunya pelayanan peserta kepada pasien lainnya. Vaksinasi akan diberikan ke petugas kesehatan terlebih dahulu dan kemudian akan didistribusikan kepada masyarakat umum. Diperlukan bantuan semua kalangan agar masyarakat tidak takut untuk unuk meerima vaksin ini.
“Prosesnya, sebelum dilakukannya vaksinasi kepada pasien, tenaga kesehatan akan memastikan dengan baik kesiapan beserta kelayakan tubuh pasien, hal ini dilakukan agar tidak adanya potensi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Prosedur penggunaan vaksin Covid-19 yaitu harus 2x penggunaan bagi 1 orang pasien.” tutup Joy (yaziin solichin)













































Komentar