3 ASN Mitra Kans Dipecat

Sidang Majelis Kode Etik Segera Digelar


Ratahan, MS

Penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) kans makan tumbal. Kali ini, sebanyak 3 ASN yang bernaung dibawah Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), berpotensi dipecat dari statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dugaan adanya tindakan indisipliner dan tidak memenuhi tanggung jawab sebagai pegawai, jadi penyebab.

Sekretaris Daerah (Sekda) Mitra, David Lalandos, memastikan pelaksanaan sidang majelis terkait pemberhentian terhadap ASN akan kembali digelar pihaknya. “Dalam waktu dekat ini kita akan melaksanakan sidang pemberhentian PNS di lingkungan Pemkab Mitra,” ungkapnya.

Pihaknya, kata Sekda, sangat menjunjung tinggi aturan terkait kode etik PNS. Namun kali ini dia menilai tingkatan pelanggaran yang dilakukan ketiga PNS ini sangat fatal dan hampir tak bisa ditolerir.

“Ada 3 yang berpeluang besar diberhentikan. Tingkat pelanggaran itu sudah sangat parah. Ada yang sudah sejak 2011 dan 2015, tak lagi melaksanakan tugasnya sebagai abdi negara,” kata Sekda.

Menurutnya, hal ini sudah sangatlah memprihatinkan bagi seorang pengayom dan pelayan masyarakat. “Maka dari itu, dalam waktu dekat kita sudah akan menggelar sidang majelis terkait pemberhentian dimaksud,” tutur Sekda.

Disatu sisi, Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan Jani Rolos yang juga sebagai anggota majelis pertimbangan, pun mengaminkan hal ini. “Ini akan diputuskan dalam sidang sebentar seperti apa. Namun ketika fakta pelanggaran sudah parah, tentu kita akan mengambil sikap sesuai dengan kode etik dan aturan yang diberlakukan,” pungkas Rolos. (recky korompis)


Komentar