Soputan Muntahkan Lava Pijar, BNPB: Jangan Panik


ERUPSI Gunung Soputan masih terjadi. Bahkan, gunung yang disebut teraktif di dunia ini, kerap memuntahkan lava pijar. Berada di status siaga, aktifitas masyarakat untuk radius 4 kilometer dari kawah dilarang.

Meski begitu, menyikapi kondisi terkini Gunung Soputan, warga diminta untuk tenang dan tidak panik. Diminta untuk mengikuti rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Demikian Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

“Tetap tenang dan mengikuti rekomendasi dari PVMBG. Dalam lingkar empat kilometer dari puncak gunung, tidak ada permukiman sehingga masih aman,” tulis Sutopo di twitter, Kamis (4/10) kemarin.

Guguran lava pijar menuruni lereng Gunung Soputan pada Rabu (3/10) sekira pukul 23.25 WITA. “Tidak ada korban jiwa dan masyarakat belum perlu mengungsi,” tandas Sutopo.

Ia mengakui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Minahasa Selatan (Minsel) dan Minahasa, terus melakukan pemantauan dan membagikan masker kepada warga yang terkena dampak guguran material vulkanik. "BPBD telah membagikan masker penutup hidung dan mulut kepada warga," tuturnya.

Masih Sutopo, warga harus mewaspadai potensi ancaman aliran lahar yang dapat terjadi setelah erupsi, yaitu dimana material erupsi terbawa oleh air, misalnya pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan. Contohnya, Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang dan Londola Kelewahu.

Sementara itu, Kepala BPBD Sulut Joy Oroh melalui Sekretaris BPBD Tenny Tompodung, meminta masyarakat tidak terpengaruh hoax atau kabar bohong terkait meletusnya Gunung Soputan. Dia memastikan bahwa setiap informasi yang disampaikan BPBD kepada masyarakat dapat dipercaya, karena telah dikoordinasikan dengan BNPB, PVMBG dan pihak berkompeten lainnya. "Kami berkoordinasi dengan Pusat PVMBG. BPBD juga sudah membagikan masker ke masyarakat untuk mengantisipasi dampak abu dari Soputan," kuncinya.(sonny dinar)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting