Awas, Tebang Pohon Picu Bencana


Ratahan, MS

Penebangan pohon secara liar kans memicu terjadinya bencana alam. Apalagi musim hujan seperti sekarang ini, potensi terjadinya bencana sangat besar ketika penebangan pohon secara liar terus dilakukan. Terlebih, penebangan pohon secara liar yang dilakukan pada daerah resapan air, akan memicu terjadinya bencana.

Menyikapi hal ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Minahasa Tenggara (Mitra) menyerukan pemberhentian penebangan pohon secara liar. "Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan penebangan pohon secara liar, khususnya pada daerah serapan air dan sekitar aliran sungai," tegas Kepala DLH Tommy Soleman, kemarin.

Dia mengatakan, penebangan pohon secara liar terlebih di kawasan serapan air maupun daerah aliran sungai, akan dapat memicu terjadinya bencana. "Karena daerah tersebut merupakan daerah penyangga air. Nah bayangkan jika tidak ada pepohonan yang berfungsi sebagai penyangga, itu akan dapat berakibat terjadinya bencana seperti banjir atau longsor," kata Tommy.

Parahnya menurut dia, saat ini beberapa daerah di Mitra, kondisi hutannya masuk dalam kategori kritis akibat aksi penebangan secara liar oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab. "Makanya untuk mengantisipasi berkurangnya pohon-pohon di daerah-daerah serapan air, kita sudah melakukan penanaman ribuan pohon. Namun jika penebangan liar terus dilakukan, itu akan sama saja. Makanya ini perlu menjadi perhatian penting warga demi keselamatan kita semua," pintanya.

Pihak pemerintah desapun dimintakan untuk dapat turut berperan aktif terkait pentingnya keberadaan pohon sekaligus menyosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak lagi melakukan penebangan pohon secara liar.  "Peran serta aparat pemerintah desa, hukum tua untuk terus menyosialisasikan hal ini kepada masyarakat, demi keselamatan kita sendiri," beber Tommy. (recky korompis)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting