Kawal Stok LPG, Pemkab Bidik Pangkalan Nakal


Tondano, MS

Selama bulan puasa ini, perhatian Pemkab Minahasa tertuju pada ketersediaan stok LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram. Pengawasan ketat akan dilakukan bagi pangkalan-pangkalan resmi yang beroperasi di wilayah Minahasa. Pemilik pangkalan yang kedapatan ‘bermain’ akan diberi sanksi tegas.

Penegasan itu disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Minahasa Grace Maindoka. Upaya itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan LPG bersubsidi aman di bulan Ramadhan ini.

"Sejauh pengamatan kami hingga saat ini stok LPG masih aman terkendali. Kita sudah koordinasikan dengan pihak Pertamina dimana tahun ini stok untuk Minahasa ada 10.607 metrik kubik. Kami pastikan stoknya tersedia selama bulan puasa hingga lebaran nanti," ungkapnya.

Namun pengawasan di lapangan tetap berjalan. Pihaknya hingga kini terus melakukan monitoring terhadap sejumlah agen dan pangkalan. Upaya itu dilakukan untuk memastikan LPG bersubsidi tidak ada penimbunan atau kecurangan lainnya.

“Kami melakukan monitoring sejumlah agen dan pangkalan. Pengawasan rutin dilakukan disetiap agen pangkala, bahkan hingga desa dan kelurahan," ungkapnya.

Maindoka menghimbau kepada agen dan pangkalan agar tidak melakukan penimbunan gas. Kalau ketahuan akan diberi sanksi tegas.

“Sanksinya itu nanti kami kirimkan surat ke Pertamina, izin agen dan pangkalan bisa di cabut," terangnya.

Terpisah Kepala Seksie Pasar Dinas Perdagangan Jeffry Angkouw menyebutkan, sidak terus dilakukan sebelum bulan puasa berjalan. "Tim dari Dinas Perdagangan setiap harinya melakukan pemantauan di 9 Pasar besar yang ada di Minahasa. Hal ini untuk mengontrol harga bahan pokok serta kelayakan makanan yang di perdagangkan," jelasnya. (jackson kewas)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting