Jelang Nataru Warga Minta Stok BBM Stabil


Melonguane, MS
Memasuki bulan Desember atau menjelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru), warga di Kabupaten Kepulauan Talaud meminta agar Pemerintah dan Agen Premium Minyak Solar (APMS) memperhatikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Tanah Porodisa.

Warga berharap masalah kelangkaan BBM di Kepulauan Talaud segera teratasi apalagi mendekati perayaan Nataru. Pasalnya permintaan pasokan BBM pastinya meningkat.

"BBM sering kosong. Belakangan ini warga kesulitan mendapatkan BBM. Seminggu stok ada, minggu berikutnya langka. Hampir begitu terus akhir tahun ini," ujar Ece Manein, Warga Rainis.

Beberapa waktu terakhir, masyarakat memang diperhadapkan dengan krisis BBM berkepanjangan. Kekosongan BBM di APMS memicu meroketnya harga premium dan pertalite. 

"Saat ini BBM jenis Pertalite dan Pertamax masih tersedia, semoga minggu-minggu kedepannya juga tetap ada stok di APMS. Karena kalau di Agen kosong, maka harga BBM dipangkalan dan pengecer bisa naik sampai Rp20.000 perbotol," ungkap Manein. 

Terkait hal tersebut, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Drs Moktar Arunde Parapaga memberi pernyataan tegas. "Saya meminta kepada APH (aparat penegak Hukum-red) agar segera melakukan penyelidikan jika terjadi lagi kelangkaan" tegasnya.

Top eksekutif Bumi Porodisa ini mengatakan, kelangkaan biasanya juga terjadi menurut info yang beredar dikarenakan Agen yang lebih suka menjual ke pengecer. "Yang kemudian pengecer menunggu BBM habis baru mereka jual dengan harga mahal. Ini dalam rapat Forkopimda akan dibahas mencari jalan keluar. Stop praktek ini. Jangan mencari keuntungan di tengah kesulitan masyarakat," tutur Wabup. (jos tumimbang)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors