Wawali Sendy Hadiri Peluncuran Fakultas Kedokteran dan Konsolidasi Sistem Kesehatan Akademik Sulut
Tomohon,MS
Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, menghadiri kegiatan peluncuran Fakultas Kedokteran dan Konsolidasi Sistem Kesehatan Akademik Sulawesi Utara yang digelar di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Manado (UNIMA). Acara ini berlangsung penuh khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari berbagai instansi, termasuk Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Tomohon turut menyaksikan secara langsung penyerahan Surat Keputusan (SK) pendirian Fakultas Kedokteran dari Menteri Pendidikan Tinggi kepada Rektor UNIMA, sebagai dasar operasional resmi fakultas tersebut. Peluncuran ini menandai langkah besar dalam pengembangan pendidikan kedokteran di Sulawesi Utara.
Prosesi resmi dimulai dengan pemukulan tetengkoren oleh Menteri Brian Yuliarto, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, dan Rektor UNIMA sebagai simbol dimulainya operasional fakultas. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas diresmikannya Fakultas Kedokteran UNIMA, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran dan memperkuat sistem kesehatan di daerah tersebut.
Hadir dalam acara ini juga para pejabat Forkopimda Sulawesi Utara, rektor dari perguruan tinggi se-Sulawesi Utara, serta para akademisi dan tamu undangan lainnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan di Provinsi Sulawesi Utara dan mendukung upaya pemerataan layanan kesehatan di kawasan tersebut.
Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap langkah strategis ini. Ia berharap, kehadiran Fakultas Kedokteran UNIMA dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sulawesi Utara, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan tenaga medis di wilayahnya.
“Ini merupakan momentum penting yang akan membawa dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia di bidang kesehatan di Sulawesi Utara, dan tentu saja, akan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Rumajar. (RommyKaunang/*)






































Komentar