Kandoli dan Tuda Hadir di Rakornas Nasional 2026
Bogor,MS
Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli, bersama Wakil Bupati Fredy Tuda, menghadiri langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2026 yang dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Kegiatan strategis tingkat nasional tersebut berlangsung di Sentul International Convention Center (ICC), Bogor, Senin (2/1/2026) Kemarin.
Rakornas 2026 mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Menuju Indonesia Emas 2045”, yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemerintahan untuk mempercepat pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Kehadiran Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Fredy Tuda menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional.
Rakornas ini dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyerap arahan langsung pemerintah pusat terkait prioritas pembangunan lima hingga dua puluh tahun ke depan.
Bupati Ronald Kandoli menilai Rakornas menjadi ruang penting untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah, terutama dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan.
Ia menegaskan, Minahasa Tenggara siap mendukung penuh program prioritas nasional yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa kebijakan dan program pembangunan di Minahasa Tenggara sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Sinergi pusat dan daerah adalah kunci percepatan pembangunan,” ujar Ronald Kandoli di sela kegiatan.
Rakornas tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Minahasa Tenggara, antara lain Ketua DPRD Mitra Sophia Antou, SE, Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han, serta unsur pimpinan daerah lainnya.
Kehadiran lengkap FORKOPIMDA mencerminkan soliditas dan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung agenda nasional.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa pencapaian Indonesia Emas 2045 membutuhkan kesatuan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.
Presiden meminta seluruh kepala daerah memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan program prioritas berjalan efektif hingga ke tingkat akar rumput.
Rakornas 2026 menjadi forum strategis untuk membahas sejumlah isu krusial, mulai dari penguatan ekonomi daerah, pembangunan sumber daya manusia, ketahanan pangan, hingga transformasi digital pemerintahan. Seluruh agenda diarahkan agar daerah mampu menjadi motor penggerak pembangunan nasional.
Partisipasi aktif Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dalam Rakornas ini diharapkan membawa dampak positif bagi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.
Sinergi yang terbangun diyakini akan memperkuat posisi Minahasa Tenggara dalam mendukung visi besar Indonesia menuju negara maju, berdaulat, dan berdaya saing global pada 2045.
(Dirga)









































Komentar