Perhelatan PSU Masih Ada ‘Bolong’


Manado, MS

 

Agenda Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Bumi Nyiur Melambai tuntas. Meski begitu, sederet kekurangan nampak ditemui masih terjadi. Badan Pengawas Pemilhan Umum (Bawaslu) Sulawesi Utara (Sulut) pun buka suara.

 

Pimpinan Bawaslu Sulut, Supriyadi Pangellu mengatakan, pada umumnya kegiatan PSU yang digelar, Sabtu (27/4), ini berjalan dengan baik. Hanya saja masih terdapat cela saat perhelatannya. "Memang ada kendala teknis yang terjadi C1 plano tertukar antar  TPS (tempat pemungutan suara)," tuturnya.

 

Memang hal ini baginya perlu menjadi catatan pihak sekretariat. Seharusnya PSU hanya dengan jumlah yang semakin kecil perlu lebih teliti lagi soal pengepakan logistik. "Jadi itu yang terjadi di Langowan. Untung saja yang tertukar cuma TPS berdekatan. Coba kalau antar pulau. Padahal sebelumnya saya sudah bertanya untuk memastikan apakah ada tertukar tapi dibilang sudah," ujarnya.

 

Selain itu ada pula kejadian temuan di lapangan C1 plano yang minimalis. Masalah ini ada dipercetakan karena ketidaksanggupan lagi mencetak secara keseluruhan. "Namun umumnya semua berjalan aman. Sesuai harapan," tuturnya.

 

Uniknya menurut dia terjadi di Kabupaten Talaud. Ada 5 TPS yang melakukan PSU di sana. Antusias pemilihnya dinilai sangat tinggi. "Sudah hampir setengah 11 jelang siang masyarakat masih berduyun-duyun datang ke TPS," pungkasnya.

 

Dirinya berharap, ke depan PSU ini tidak terjadi lagi. Memang baginya, ada banyak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)  yang tidak paham regulasi. "Sehingga kurang memahami kategori pemilih. Diharap ke depan rekrutmennya harus mengena. Utamanya ke jajaran yang paling bawah," kuncinya.

 

Sementara, khusus perhelatan di Talaud sekira 5 TPS di Kabupaten Kepulauan Talaud adakan PSU. PSU yang digelar turut diamankan puluhan personil tentara dan polisi.

 

Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Prasetya Sejati memimpin langsung patroli gabungan TNI-Polri dalam monitoring pelaksanaan PSU Pemilu 2019.

 

Kapolres turun melaksanakan pengecekan 5 TPS tersebut diantaranya TPS 04 Melonguane Barat,  TPS 04 Kelurahan Melonguane, TPS 06 Kelurahan Melonguane dan  TPS 02 Desa Kiama Barat serta TPS 03 Kelurahan Beo Barat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengatakan, personel TNI- Polri menjamin keamanan pelaksanaan  Pemilu 2019 sampai tuntas.

 

"Sesuai amanat undang undang, 2/3 perkuatan kita terjunkan untuk melaksanakan pengamanan pemilu sesuai kategori masing-masing TPS. Sangat rawan, rawan dan kurang rawan. Pada prinsipnya personil kami siap mengamankan," tuturnya.

 

Kemudian, 2 TPS di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) telah direkomendasikan untuk dilakukan PSU Pemilu 2019. PSU tersebut dilakukan hanya untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) saja. Kedua TPS itu adalah TPS Desa Bolangitang 1 TPS 2 dan Desa Bolangitang 2 TPS 1 Kecamatan Bolangitang Barat. Penyebabnya, ada 6 orang Pemilih yang mencoblos dengan menggunakan KTP namun tanpa Surat pindah memilih dan di TPS 2 Desa Bolangitang 1 terdapat dua orang yang mencoblos dengan menggunakan KTP tanpa surat pindah memilih. “Dengan adanya kejadian ini maka kami merekomendasikan PSU terhadap 2 TPS ini,” terang Moh. Irianto Pontoh. (arfin tompodung)

 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting