Foto: Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH saat menghadiri sekaligus membuka Musrembang Kecamatan di Desa Toyopon Kecamatan Motoling Barat
Buka Musrenbang di Kecamatan Motoling Barat, Bupati FDW : Libatkan Berbagai Element Masyarakat Dalam Program Pembangunan
Amurang, MS
Musrembang tingkat Kecamatan merupakan wadah sekaligus proses perencanaan pembangunan dari bawah. Sebagai sebuah proses tahunan, Musrenbang harus berusaha menangkap aspirasi dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan situasi, kondisi dan perkembangan isu saat ini.
Hal itu ditegaskan Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar SH (FDW) saat membuka Musrenbang Kecamatan di Desa Toyopon Kecamatan Motoling Barat Pada Rabu (31/012024) kemarin.
Musrenbang dihadiri, Kapolsek Motoling yang diwakili, Danramil Motoling yang diwakil, Ketua Tim Monitoring Musrenbang Tingkat Kabupaten yang juga merupakan Kepala Bappelitbang Minsel Brando Tampemawa SH MH, Kepala Dinas Kesehatan dr Wiwin Opod, Kelapa Dinas Kominfo Tusrianto Rumengan SSTP, Kepala Dinas PPKB Meyti Tumbuan SE MSi, Camat Motoling Barat Tino Rumengan, Para Hukum tua (Kumtua) Se-Kecamatan Motoling Barat, BPD, Para Pendamping Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh muda serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati FDW mengatakan bahwa, Musrenbang tingkat Kecamatan sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari sistem perencanaan pembangunan daerah. Musrenbang, lanjutnya, diselenggarakan guna mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang baik. Oleh karena itu, menurutnya, penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan harus didasarkan pada asas kepastian hukum, asas tertib penyelenggaraan, asas kepentingan umum, asas keterbukaan, asas proporsionalitas, asas profesionalitas dan asas akuntabilitas.
"Musrenbang merupakan prosedur yang harus ditempuh untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2025 mendatang. Oleh karena itu, hendaknya dilaksanakan dengan optimal dan terarah mulai dari desa dan kecamatan sehingga menghasilkan usulan program kegiatan yang realistis berdasarkan isu strategis yang sedang terjadi yaitu persoalan kemiskinan dan pengangguran, serta pembangunan," ungkapnya.
Lanjut Bupati menghimbau untuk fokus pada persoalan pembangunan. Maka program-program yang dibuat harus mengurai bahkan mengatasi persoalan tersebut yaitu dengan cara pemberdayaan masyarakat dan melibatkan seluruh element masyarakat dalam program pembangunan.
Sementara itu, Camat Motoling Barat Tinno Rumengan, dalam sambutannya menyampaikan Musrenbang bertujuan untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025. Mendiskusikan dan menyelaraskan program-program pembangunan di desa-desa se- kecamatan Motoling Barat berupa usulan program kegiatan yang realistis dan berkualitas berdasarkan kebutuhan masyarakat.
"Selaras dengan yang di ungkapkan Bupati, isu strategis nasional masih berkutat persoalan pembangunan maka dari itu mari bersama-sama mengoptimalkan program-program pembangunan di musrenbang ini untuk mengatasi persoalan tersebut," tandasnya.(david masengi)











































Komentar